Terkini, Makassar – Pemprov Sulsel melalui Dinas PMD mengalokasikan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk intervensi penurunan stunting di 60 titik lokus di 24 kabupaten/kota melalui program Rumah Gizi.
Upaya penuruna stunting itu melibatkan TP PKK Sulsel dalam program rumah gizi.
Pj Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Ninuk Triyanti Zudan, mendorong para pengurus TP PKK Sulsel untuk bergerak cepat dalam merealisasikan sejumlah program kerja. Ia pun berharap dengan program ini, dapat menurunkan dan mencegah stunting.
Hal itu diungkapkan oleh Ninuk Triyanti saat melakukan rapat secara virtual dengan pengurus TP PKK Sulsel, Rabu 28 Mei 2024.
“Kita ingin program Rumah Gizi ini, pengurus PKK mengawal bagaimana makanan tambahan ini sampai masuk ke mulut anak,” ungkapnya.
- Ferdinand Sinaga Perkuat Dokter Koboi FC, Siap Jadi Kuda Hitam di Wali Kota Makassar Cup 2026
- Harga Pupuk Subsidi di Bone Tembus Rp110 Ribu, DPRD Sulsel Soroti Dugaan Permainan Distribusi
- Stadion Ganggawa Kembali Bergairah, Bupati Syaharuddin Alrif Resmi Buka Sidrap Cup 2026
- Pupuk Indonesia, Penyuluh dan Petani Klarifikasi Pemberitaan Soal HET dan Penjualan Paket di Bone
- Makassar Virtual Run Dorong Gaya Hidup Sehat dan Partisipasi Warga Mengawasi Kota
Pj Ketua Dekranasda Sulsel ini pun mendorong Dekranasda untuk lebih memaksimalkan informasi digital terhadap sejumlah produk kerajinan unggulan dari Sulsel.
Di kesempatan itu pula dilakukan rapat dengan pengurus Dekranasda Sulsel dan Pokja Bunda PAUD. Sinergi dan kolaborasi menjadi salah satu arahan istri Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh ini.
Ninuk Zudan mengungkapkan, untuk kepengurusan administrasi tidak lagi manual, namun sudah menggunakan tandatangan digital.
“Kita berharap seluruh pengurus TP PKK Sulsel berkomitmen bagaimana program kerja yang direncanakan harus segera dilaksanakan, segera dieksekusi,” katanya.
Teruntuk pengurus Bunda PAUD, ia meminta untuk menjalin kolaborasi dan sinergi dengan sejumlah organisasi. Misalnya Perkumpulan Penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), dan lainnya.
Termasuk dalam mendorong optimalisasi mewujudkan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
