Terkini.id, Mamuju – Warga balatedong, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah laki-laki yang tergantung pada seutas tali nilon di atas pohon jeruk, Jumat 5 Maret 2021.
Jenazah yang belakangan diketahui berinisial YA (21) pertama kali ditemukan oleh seorang warga, Illang yang saat itu hendak berangkat menuju ke empangnya.
Ia pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan Pihak Kepolisian dari Polsek Kalukku.
Kapolsek Kalukku, Ipda Sirajuddin yang menerima laporan tersebut langsung mendatangi tempat kejadian bersama dengan anggotanya dan melakukan olah Tempat kejadian Perkara (TKP).
Ditemui di tempat terpisah, Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar menjelaskan bahwa dari hasil olah TKP, korban yang saat itu menggunakan baju berwarna putih sudah dalam keadaan tidak bernyawa saat pertama kali ditemukan.
- Wanita Lansia di Gowa Tewas Gantung Diri di Rumah, Polisi Olah TKP
- Pria di Soppeng ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumahnya
- Gubernur Berikan Tabungan Beasiswa kepada 2 Anak di Pinrang yang Ibunya Gantung Diri
- Wanita Berprofesi Dokter Ini Ditemukan Tewas Tergantung Kain Seprai di Kamar Kontrakan di Bogor
- Miris! Mahasiswi Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Diduga Bunuh Diri Karena Stres Punya Anak di Luar Nikah
Lanjut dijelaskan, setelah melakukan olah TKP Kapolsek Kalukku langsung berkoordinasi dengan pihak puskesmas Kalukku untuk melakukan pemeriksaan visum et refertum kepada korban.
Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas, penyebab korban meninggal akibat jeratan tali nilon di lehernya dan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di sekujur tubuh korban.
“Anggota kami sudah melakukan olah TKP dan membawa jenazah korban untuk diperiksa ke dokter, hasilnya korban meninggal akibat jeratan tali nilon dan tidak ada tanda kekerasan, jadi kesimpulan awalnya korban murni bunuh diri,” ungkap orang nomor satu di Polresta Mamuju ini.
Kompol Iskandar menambahkan, pihaknya sudah menawarkan kepada keluarga korban agar dilakukan autopsi namun ditolak dan pihak keluarga mengaku telah menerima kematian korban dengan ikhlas.
“Kami sudah tawarkan untuk melakukan autopsi kepada Jazad korban namun ditolak dengan alasan keluarga korban menganggap ini sebagai musibah dan menerima kematian korban dengan Ikhlas,” tutup Kombes Pol Iskandar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mendalami latar belakang penyebab hingga korban nekat melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri.
Citizen Reporter : Gideon
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
