Penanganan Kebakaran di Makassar, Damkar Naikkan Retribusi APAR

Penanganan Kebakaran di Makassar, Damkar Naikkan Retribusi APAR

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar menaikkan retribusi pendapatan Alat Pemadam Kebakaran (APAR) jadi Rp1,5 milliar dari sebelumnya Rp1 milliar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar, Hasanuddin mengatakan retribusi PAD dari APAR ini disebut progresif. Hal Ini lantaran konsisten naik, dan memperlihatkan tren yang sangat baik.

“Jadi sekarang naik lagi jadi Rp1,5 milliar,” kata Hasanuddin, Kamis, 19 Januari 2022.

Regulasi terkait penanganan kebakaran ini juga telah didorong oleh DPRD Makassar dan telah dirampungkan pada tahun ini.

Dia optimis peningkatan PAD bisa terus naik signifikan. Sekadar diketahui retribusi untuk APAR ini mencakup pompa, springkel, smart detector, heat detector.

Secara umum itu mencakup alat proteksi pasif dan aktif, proteksi pasif mencakup manajemen kebakaran dimana ada pengurus khusus dalam gedung yang telah dilatih.

Sedangkan untuk proteksi aktif mencakup alat-alat yang telah disebutkan sebelumnya. Berdasarkan aturan baru setiap gedung khususnya badan usaha telah wajib memiliki APAR ini.

Hasanuddin mengatakan, badan usaha yang tidak menerapkan hal ini akan diberikan sanksi. Itu akan akan ditindaklanjuti dalam Perwali, dengan Perda Damkar sebagai dasar.

“Jadi nanti ada teguran satu, dua hingga tiga, ketiga itu kita sudah penutupan, kita pasang segel bahwa gedung tidak bisa digunakan,” ujarnya.

Ini merupakan upaya yang dilakukan Damkar untuk mencegah peningkatan angka kebakaran di Makassar.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.