Terkini.id, Makassar – Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar Abdul Wahid menilai ada potensi penurunan kinerja pegawai di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Hal ini menanggapi rencana Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto untuk memotong Rp70 milliar anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Itu pasti menimbulkan efek dan dampak di pemerintahan karena kasihan mereka yang harapkan tunjangan dari TPP itu. Akhirnya tidak tercapai,” kata Abdul, Senin, 13 September 2021.
Kendati, kata dia, TPP tersebut bukanlah faktor utama menurunnya kinerja dari OPD 2020. Menurutnya, faktor lain justru disebabkan oleh refocusing yang tidak matang dari Pemerintah Kota Makassar.
Banyak program yang kesulitan jalan lantaran anggarannya tidak memadai. Menurutnya, ada faktor perencanaan yang kurang matang di lingkup pemerintah kota.
“Bahkan dari pos-pos kemarin itu ada yang hanya disisakan 20 persen anggarannya. Dengan banyaknya refocusing ke penggunaan Covid-19. Itulah makanya ke depan ini masalah refocusing ini perlu dibicarakan lagi dengan matang,” tuturnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto membeberkan rencana perombakan besar-besaran anggaran belanja pegawai untuk belanja modal pada APBD Perubahan 2021 yang mencapai Rp680 milliar. Termasuk di antaranya Rp70 milliar TPP pegawai.
Plt Kepala Bappeda Kota Makassar Helmy Budiman mengatakan rencana tersebut selain diakomodir pada perubahan, juga akan diteruskan pada anggaran Pokok 2022.
“Jadi di Perubahan dan (Pokok) 2022. Efesiensinya nanti kita akan bawa ke belanja modal,” ujarnya.
Dia mengatakan beberapa proyek fisik memerlukan pembenahan, seperti untuk proyek jalan hingga rencana pembangunan Kawasan Olahraga (KOR) di Untia.
“Banyak yang kita lakukan, insyaallah, segera, mudah-mudahan pendapatan juga segera bisa maksimal. Karena untuk harapannya kan masih dalam kondisi Covid-19 begini. Ada beberapa pendapatan yang mesti adjust atau menyesuaikan,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
