Masuk

Pendakwah Yahya Waloni: Youtuber Itu Backgroundnya Kafir Semua

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Yahya Waloni, seorang mualaf yang menjadi pendakwah akhir-akhir ini sering dibicarakan karena isi ceramahnya yang kontroversial. Kali ini, terdapat sebuah video ceramah di mana Yahya Waloni menyebut bahwa semua youtuber memiliki latar belakang kafir.

“Memang sekarang ini banyak orang cari makan pake youtube,” kata Yahya Waloni dalam sebuah video ceramah yang ditayangkan oleh An-Najah TV pada 9 Oktober 2019.

“Memang tadi saya dikasih saran sama ibu, pewakaf masjid ini. Ustad, kalau boleh ustad bikin channel sendiri,” kata Yahya sambil mengutip seorang ibu yang memintanya membuat kanal youtube.

Baca Juga: Muhammad Kece Resmi Divonis 10 Tahun Penjara, Warganet Bandingkan Dengan Yahya Waloni: Hukum di Negeri Ini Sudah Tidak Ada Artinya Lagi!

Yahya Waloni lalu menolak permintaan ibu tersebut dan mengatakan bahwa ia ingin menjadi pendakwah saja.

“Aduh nggak mau saya, bu. Biar sajalah hidup dengan cara yang saya miliki dengan hasil keringat dakwah,” jawab Yahya Waloni.

Menurutnya, latar belakang youtuber itu adalah kafir dan ia tidak ingin makan uang kafir.

Baca Juga: Lagi! Megawati Sindir Pemuda Indonesia, Ustadz Yahya Waloni: Waspada! Nenek-nenek itu Biangkerok Perpecahan di Indonesia

Youtuber.. Ngapain youtuber, background-nya itu kafir semua. Ndak mau saya makan uang kafir,” tegas Yahya Waloni.

Ia lalu melanjutkan bahwa ia lebih baik makan uang kotak amal dari masjid.

“Saya makan uang kotak amal dari masjid. Aamiin ya rabbal..” ucapnya sambil mengusap muka.

Ucapannya yang sengaja ia potong lalu dibalas oleh hadirin ceramah dengan “alamin.”

Baca Juga: Berani! Pria Ini Tegas Mengatakan Jika UAS dan Yahya Waloni Bangsat

Yahya Waloni lalu menceritakan pengalamannya makan di beberapa warung makan, lalu kembali melanjutkan bahwa ia tidak akan memakan pemberian kafir.

“Itu sajalah makanan saya. Sehat selama 13 tahun. Tidak memakan pemberian kafir. Haram,” ujarnya lagi.

Untuk diketahui, Yahya Waloni memang terkenal dengan isi ceramahnya yang kontroversial.

Pada tahun 2018, ia pernah dilaporkan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) karena video ceramahnya yang dianggap menyebarkan ujaran kebencian.

Laporan ke polisi dibuat karena video ceramah Yahya Waloni yang menyinggung banyak tokoh nasional, seperti menyebut Megawati sebagai nenek-nenek biang kerok dan juga menyebut singkatan TGB (Tuan Guru Bajang) menjadi Tuan Guru Bajingan.