Terkini.id, Jakarta – Pendeta Gilbert Lumoindong mendapat kritikan keras usai menyebut dirinya tidak bisa berkompromi dengan dukun, peramal atau paranormal seperti yang dilakukan Pawang Hujan Rara.
Menurutnya, sebagai hamba Tuhan yang taat, praktik dukun itu bertentangan dengan iman dan Pancasila.
“Saya adlh hamba Tuhan… maaf saya tdk bisa kompromi, saya sangat bertoleransi dgn agama2 resmi yg diakui di Indonesia, Tapi maaf dukun, peramal serta paranormal bertentangan dgn iman & pancasila,” ujarnya melalui akun Twitternya @PastorGilbertL dikutip pada Selasa 2 April 2022.
Namun begitu, ia meminta maaf dengan pendiriannya yang tetap tidak bisa kompromi dengan praktik dukun serta paranormal. Itu adalah pendiriannya dan seharusnya juga dapat dihargai.
“Jadi dgn segala kerendahan hati saya mohon dimaafkan, jika saya tdk bisa kompromi!!” sambungnya.
Pernyataan Pendeta Gilbert itu kemudian direspon oleh berbagai kalangan. Salah satunya adalah Husin Alwi dengan nama akun @HusinShihab. Ia menanyakan, apakah Pendeta Gilbert sudah mirip dengan pawang Tuhan.
“Pawang Tuhan nih kayaknya?” ujarnya.
Sementara itu, akun atas nama @roselani75 dengan keras menyebut Pendeta Gilbert sebagai golongan Kadrun tapi dari Kristen.
“Kirain kadrun islam ngoceh2 ttg pawang rara. Eh ada jg kadrun kristen,” ujarnya.
Lebih dari itu, akun @EYarech bahkan menuding Pendeta Gilbert sebagai pribadi rakus sebab hanya mementingkan dirinya sendiri.
“Justru dirinya sendiri yang menentang iman kristen. Sebagai hamba Tuhan mau maunya bermewah2an disaat jemaatnya kelaparan,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
