Terkini.id, Jakarta – Peneliti di Harvard University, Amerika Serikat, menduga virus corona 2019-nCoV sudah masuk di Indonesia kendati secara fakta, belum ada satupun kasus pasien di Indonesia yang positif terinfeksi virus mematikan itu.
Dugaan dari peneliti Harvard tersebut diungkapkan lantaran menilai bahwa Indonesia belum memiliki alat pendeteksi virus corona.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr Achmad Yurianto menegaskan bahwa saat ini, Indonesia sudah memiliki alat yang mampu mendeteksi langsung virus corona baru yang awalnya mewabah di Wuhan.
Menurut Achmad Yurianto, alat yang dimiliki Indonesia tersebut mampu mendeteksi langsung 2019-nCoV.
“PCR yang baru yang juga digunakan oleh Singapore dan juga digunakan oleh Australia. Di mana di dalam sistem PCR ini kita hanya dihadapkan pada pilihan nCoV atau bukan, sehingga pemeriksaannya bisa lebih cepat, satu hari selesai, nggak tiga hari seperti kemarin,” ujar dr Achmad di Gedung Adhyatma, seperti dikutip dari Detik, Senin, 10 Februari 2020.
- Warga China Pilih Lawan Cuaca Dingin dan Lonjakan Covid-19
- Terawan Sebut Pengguna Vaksin Nusantara Tidak Perlu Booster, Netizen: Lawannya Politik Susah Pak
- Omicron BA 4 dan BA 5 Beredar di Indonesia, Kemenkes: Mungkin Pertengahan Juli
- Jelang G20, Airlangga Singgung Kesiapan Pendanaan Global Agar Pandemi Tak Terulang
- Meski Covid-19 Terkendali, Airlangga Ungkap PPKM Tetap Diperpanjang Usai Lebaran
Alat tersebut, kata Achmad, hanya bisa menunjukkan apakah seseorang terkena novel coronavirus atau tidak.
“Virus corona lain tidak bisa dideteksi melalui alat itu. Sekali pun corona yang lain nggak bisa dideteksi lewat itu,” ujarnya.
Sebelumnya, badan kesehatan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), World Health Organization (WHO), juga khawatir bahwa sampai saat ini belum ada kasus virus corona yang terdeteksi di Indonesia.
Sementara menurut WHO, sampai saat ini total jumlah kasus epidemik itu telah mencapai lebih dari 40 ribu di seluruh dunia, terutama China.
WHO menginginkan pemerintah Indonesia meningkatkan sistem pengawasan, pemantauan, sistem deteksi, dan persiapan lainnya di setiap fasilitas kesehatan yang ditunjuk untuk menangani virus corona.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
