Peneliti Sebut Wanita yang Doyan Foto Selfie Punya Tanda-tanda Psikopat

Selfie
(Foto: fimela)

Terkini.id – Foto selfie atau swafoto adalah salah satu cara aktualisasi diri yang paling hits saat ini. Tak hanya kalangan muda saja yang doyan foto selfie, kalangan tua pun tak luput dari kebiasaan ini.

Pelaku selfie pun tak terbatas gender, baik wanita maupun pria kebanyakan senang mengabadikan dirinya sendiri dari kamera ponsel.

Namun sebuah hasil penelitian dari Ohio State University, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa hobi mengambil foto selfie ternyata berpotensi memberikan dampak buruk ke perilaku pengguna, salah satu gejala yang disebutkan adalah psikopat.

Dalam laporan yang dimuat laman Telegraph pada 2017, para peneliti menyebutkan bahwa penggila foto selfie  justru cenderung anti-sosial dan kurang memiliki rasa empati.

Menariknya lagi, hasil tersebut juga menyatakan kecenderungan melakukan posting foto selfie terbukti juga banyak dilakukan pria yang aktif di media sosial

Para peneliti mengungkapkan, tingkat anti-sosial dan kurang empati yang ada di dalam diri para pecandu selfie tersebut masuk dalam kategori psikopat.

Peneliti sarankan mengobati kecanduan selfie sebelum berdampak buruk

Foto Selfie
Foto Selfie. (Foto: piah)

Kendati demikian, psikopat yang dimaksud para peneliti bukanlah psikopat yang mengarah pada pembunuhan atau tindakan sadis seperti yang biasa ditampilkan dalam tayangan film.

Penelitian tersebut melibatkan 800 pria berusia antara 18-40 tahun yang mengisi survei pada output media sosial dan kuesioner psikologis untuk membangun ciri-ciri kepribadian.

“Tidak mengherankan banyak pria yang posting foto selfie dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengedit hasil fotonya agar terlihat lebih narsis,” kata Jesse Fox, Asisten Profesor Komunikasi yang juga termasuk ke dalam tim inti penelitian.

Fox juga menjelaskan kecenderungan pria yang lebih suka posting foto selfie bisa dianggap lebih psikopat daripada yang mengedit fotonya sebelum diposting di media sosial.

“Psikopat ditandai dengan karakteristik impulsif. Mereka akan mengambil foto dan segera menempatkannya secara online. Mereka ingin melihat dirinya sendiri tanpa menghabiskan waktu untuk mengubah fotonya,” ujar Fox.

Fox juga menyebutkan bahwa sifat ini akan menyebabkan permasalahan lebih lanjut. Para peneliti menyarankan untuk mengobati kecanduan selfie sebelum berdampak lebih buruk.

“Kita tahu bahwa objektifikasi diri dapat menyebabkan hal-hal buruk, seperti depresi dan gangguan nafsu makan pada wanita,” demikian kesimpulan para peneliti dalam laporan tersebut.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Ragam

4 Tips Atasi Kecanduan Game Online Pada Anak

Terkini.id - Masa anak-anak merupakan masa yang menyenangkan dan biasa juga disebut masa transisi, dimana pada masa tersebut anak-anak bermain sambil belajar.Bermain game online