Pengakuan Kepala Desa NTT Soal Tangisan Jokowi: Beliau Tak Tega Lihat Rakyat Menderita

Terkini.id, Jakarta – Kepala Desa Nelelamadike, Pius Pedang Melai angkat bicara mengenai Jokowi yang menangis saat melakukan kunjungan ke korban bencana di NTT.

Diketahui, kondisi desa Pius mengalami kerusakan besar hingga ditutupi bebatuan besar yang merenggut 56 jiwa.

Pius mengatakan bahwa presiden mungkin tak tega melihat kondisi warga desanya.

Baca Juga: Doa Petinggi Hamas Palestina untuk Jokowi: Semoga Anda Selalu Diberkahi...

“Bapak Presiden mungkin tidak tega lihat kondisi kami yang sangat memprihatikan,” kata Pius, dikutip dari Tribun, Minggu, 11 April 2021.

“Beliau mungkin juga tidak tega melihat rakyatnya menderita seperti ini, sampai beliau menangis,” imbuhnya.

Baca Juga: Minta Maaf kepada Palestina, Andi Arief: Pemerintah Kami Tidak Terlalu...

Mengutip dari Tribun, Presiden Jokowi melalui video yang viral tampak membuka masker dan memengusap matanya memakai tangan.

Yanti, salah satu warga desa juga mengungkapkan bahwa tak kuasa menahan tangisnya saat melihat Jokowi berlinang air mata.

“Orang yang kami kagumi, tiba-tiba ada di hadapan kami. Pak Presiden menangis saat turun dari mobil dan saat bersalaman dengan bapak desa,” ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Diminta Bicara Soal Wafatnya Tengku Zul, Politisi PDIP: Emang...

Kedatangan Jokowi dinilai membawa haru dan meredakan rasa duka dari warga NTT.

“Sangat bahagia sampai kami menangis histeris. Presiden yang sangat merakyat, yang selama ini kami hanya lihat di televisi, hari ini, menyalami kami di posko pengungsian,” tandasnya.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, maksud kedatangan Jokowi ke NTT untuk meninjau korban bencana banjir bandang.

Bencana banjir bandang ini menerjang beberapa wilayah Adonara, Nusa Tenggara Timur dan menelan sejumlah korban jiwa.

Bagikan