Terkini.id, Jakarta – Luo Yongkun selaku pengamat militer China memberikan prediksinya terkait masa depan Indonesia.
Luo Yongkun berpendapat bahwa Indonesia bisa menjadi saingan China di masa yang akan datang.
Menurut Luo Yongkun, hal tersebut karena Indonesia mempunyai potensi besar seperti Sumber Daya Alam yang melimpah serta Sumber Daya Manusia yang tidak ada habisnya.
Khairul Fahmi selaku Co-Founder Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) juga menyetujui apa yang telah disampaikan oleh Luo Yongkun ini.
Lebih lanjut lagi, Indonesia memang nyatanya memiliki kekuatan yang besar dari faktor lokasi, alam dan manusianya.
“Potensi menjadi negara besar itu ada jelas, karena kita punya lokasi strategis, kita punya kekuatan SDA, kita punya potensi SDM yang luar biasa. Masalahnya, bukan Indonesia tidak diperhitungkan dalam konteks global, karena di jaman Soekarno, Soeharto kita diperhitungkan tapi dalam kondisi sekarang saat reformasi agak sedikit surut ya,” kata Khairul Fahmi, dikutip dari gelora.co, Kamis 23 Juni 2022.
Khairul Fahmi berujar bahwa masalah Indonesia selama ini adalah soal keuangan. Indonesia tidak memiliki dana yang besar untuk mengelola kekayaan alam.
“Kita terlalu berfokus pada program domestik, dan yang paling jelas itu adalah kita kekurangan uang. Artinya, kita ini punya kekayaan tetapi modal yang menjadi masalah, hingga kita butuh duit untuk mengelolanya. Kita melihat potensi yang dimiliki tadi SDA-SDM itu akhirnya jadi komoditas dan bukan menjadi alat tawar, kita sibuk jualan bukan sibuk menjadikan ini sebagai bargaining, padahal kita dibutuhkan,” tutur Khairul Fahmi.
“Kalau mau jadi negara besar berarti kita harus benar-benar serius meningkatkan posisi tawar kita dulu, salah satu posisi tawar kita adalah melihat kapabilitas pertahanan. Artinya pertahanan kita kuat, kedua diplomasi ekonomi,” imbuh Khairul Fahmi.
Melihat pemberitaan ini, netizen menanggapinya dengan sinis.
Beberapa netizen menganggap bahwa apa yang diramalkan oleh Luo Yongkun tersebut adalah karena China ingin memanfaatkan Indonesia.

“Muji ada maunya. Disedot dlu SDAnya, main proxy, lalu dibanting,” tulis akun Twitter @sfi4ns, dilihat pada Kamis 23 Juni 2022.
“Meninabobokan sekali,” ucap akun Twitter @ApakBintang.
“Maju, pertumbuhan TKA china nya,” ungkap akun Twitter @prie3055.
“Cina memang begitu suka muji tapi bayaran sama aja hahah.. eh TKA bikin eKTP loh katanya cuma 5 juta bayarnya apa bener ya xixi,” tambah akun Twitter @AndriRakhma.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
