Pengamat Politik Curiga Abu Janda Orang Peliharaan Hendropriyono

Pengamat Politik Curiga Abu Janda Orang Peliharaan Hendropriyono

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik nasional, Hersubeno Arief melontarkan kecurigaannya terhadap Abu Janda. Ia mencurigai pria bernama lengkap Permadi Arya itu adalah orang peliharaan Eks Kepala BIN, AM Hendropriyono.

Kecurigaannya Hersubeno Arief bahwa Abu Janda orang peliharaan Hendropriyono tersebut berdasarkan sejumlah bukti seperti pernyataan Ketua Dewan Penasehat Ansor yang sempat menjabat sebagai Wakil Ketua BIN, KH As’ad Said Ali beberapa waktu lalu.

Ketika itu, As’ad Said dengan tegas mengatakan Abu Janda merupakan penyusup di tubuh Nahdlatul Ulama (NU).

Menurut As’ad Said, Abu Janda kerap mencitrakan dirinya sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama. Padahal, secara sikap dan akhlak, sangat berseberangan dengan kelompok Islam tersebut.

“Dia pernah menanyakan kepada pengurus GP Ansor, ‘Bagaimana mungkin orang seperti Abu Janda itu kemudian bisa ikut pelatihan kadernya?’ Sebab biasanya, seseorang itu masuk menjadi kader itu setelah mendapat rekomendasi pengurus cabang atau wilayah Banser di provinsi atau kabupaten,” kata Hersubeno Arief.

Baca Juga

Ia pun meyakini Abu Janda tidak mendapat rekomendasi sama sekali dari pengurus cabang atau wilayah Banser.

Ternyata, kata Hersubeno, berdasarkan pernyataan KH As’ad Said, Abu Janda mendapat rekomendasi dari seseorang yang identitasnya masih dirahasiakan.

“Dari situ kita boleh bertanya kalau begitu siapa tokoh PBNU yang berpengaruh ini sehingga dia bisa merekomendasikan Abu Janda ikut pelatihan kader Ansor,” ujar Jurnalis senior ini.

“Dari situ juga kita bisa telusuri, siapa tokoh yang merekomendasikan dan kemudian kita bisa lihat latar belakang dari tokoh ini, apakah betul dia punya kepentingan-kepentingan menyusupkan Abu Janda seperti yang disinyalir KH As’ad Said Ali?,” sambungnya.

Mengutip Pikiran-rakyat.com, Rabu 3 Februari 2021, kecurigaan Hersubeno bahwa Hendropriyono memelihara Abu Janda sebab eks petinggi BIN itu pernah bersentuhan langsung dengan KH As’ad Said Ali semasa jabatannya.

Selain itu, kata Hersubeno, Hendropriyono juga punya kedekatan dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang saat ini menjadi tokoh di tubuh pemerintahan.

“Hendropriyono itu pernah menjadi kepala BIN pada periode 2001-2004 pada waktu pemerintahan dijabat oleh Bu Mega,” tegasnya.

Tak hanya itu, lanjut Hersubeno, dalam sejumlah unggahan Abu Janda juga keral membeberkan kedekatannya dengan Hendropriyono. Bahkan, hubungan keduanya bagaikan ayah dan anak.

“Bukan hanya dekat, dalam sebuah unggahan dirinya bersama Hendropriyono di Instagram-nya, dia menyebut bahwa pak Hendropriyono itu adalah ayah sekaligus mentornya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Abu Janda tersandung kasus lantaran mengejek Natalius Pigai di media sosial dengan sebutan evolusi.

“Kau NataliusPigai2 apa kapasitas kau? sudah selesai evolusi belom kau?,” cuit Abu Janda menandai Twitter Natalius Pigai.

Cuitan Abu Janda tersebut merespons pernyataan Pigai mengenai sosok Mantan Kepala BIN AM Hendropiyono. Abu Janda membandingkan sosok Pigai dan Hendropiyono.

Abu Janda menyebut rekam jejak Hendropriyono tidak perlu dilakukan lagi karena dinilai sudah melakukan banyak hal baik bagi negara.

“Kapasitas Jend. Hendropriyono: Mantan Kepala BIN, Mantan Direktur BAIS, Mantan Menteri Transmigrasi, Profesor Ilmu Filsafat Intelijen, Berjasa di berbagai operasi militer,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.