Masa Jabatan Anies Akan Selesai, Pengamat Politik Ujang Komarudin: Agak Sulit Jika Anies Gabung dengan Pemerintah, Kebanyakan Musuh!

Masa Jabatan Anies Akan Selesai, Pengamat Politik Ujang Komarudin: Agak Sulit Jika Anies Gabung dengan Pemerintah, Kebanyakan Musuh!

R
Muh Ikhsan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kesempatan Anies untuk gabung dengan koalisi pemerintah dinilai sulit sebab banyak dari pendukung pemerintah adalah musuh Anies Baswedan.

Demikian ini disampaikan pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komarudin. Karena itu, menurut Ujang, kecil kemungkinan Anies Baswedan bergabung dengan kubu Jokowi.

“Agak sulit jika Anies gabung dengan pemerintah. Karena kebanyakan musuh-musuh politik Anies datang dari kelompok pendukung pemerintah,” ungkap Ujang dikutip dari Tempo.com.

Berbeda dengan Sandiaga Uno, kesempatan Anies mengikutinya dinilai agak sulit. Sebab, menurut Ujang, Anies tidak memiliki kendaraan politik agar bisa bergabung dengan pemerintahan Jokowi.

“Sandi kasusnya beda, kalau dia di Gerindra. Masih pemerintah karena bagian dari koalisi Gerindra dengan pemerintah,” ujar Ujang.

Baca Juga

Karena itu, Ujang menyarankan Gubernur DKI Jakarta itu mencari panggung baru sebagai modal untuk maju dalam pemilihan presiden 2024. Terlebih setelah lengser sebagai gubernur pada Oktober 2022.

Sebab, setelah Anies lengser, posisi Gubernur DKI Jakarta akan diisi oleh pelaksana tugas sampai 2024.

Ujang juga menegaskan, sebaiknya Anies Baswedan mencari panggung politik baru agar terlihat oleh masyarakat. Sebab, nama Anies bisa saja tenggelam dalam kancah pemilu 2024 karena tidak ada jabatan untuk menjaga elektabilitasnya.

“Jadi tergantung dia punya posisi bagus tidak setelah jadi Gubernur lagi di Oktober 2022. Jika dia punya jabatan atau posisi yang strategis pasca tak lagi jadi Gubernur, peluangnya masih terbuka,” tutur Ujang.

Mengenai langkah Anies yang membuat channel YouTube ‘Dari Pendopo’ yang berisi soal perjalanan Anies menjadi Gubernur dan menjalankan programnya, Ujang mengatakan hal itu belum cukup.

“Itu salah satu bagian agar bisa menyapa dan komunikasi dengan rakyat. Namun YouTube saja tidak lah cukup. Butuh aksi-aksi dan kontribusi nyata dari Anies kepada rakyat,” tegas Ujang.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.