Terkini.id, Jakarta – Adib Miftahul selaku Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapatkan dukungan yang semakin kuat.
Adib menduga Anies Baswedan menggunakan pencabutan izin usaha Holywings sebagai pencitraan sehingga elektabilitasnya semakin menanjak.
Adib melanjutkan bahwa momentum ini harus terus dijaga oleh Anies supaya dukungan terus mengarah ke dirinya.
Anies pun dinilai mendapatkan dukungan terbesar dari umat Islam.
“Sebab ceruk pendukung elektoral Anies sebagian besar ada di pemilih Islam,” ucap Adib dilansir dari Wartaekonomi, Sabtu 2 Juli 2022.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
Perihal kasus Holywings, Adib menduga Anies menggunakannya sebagai pencitraan belaka.
“Kenapa pencitraan? Karena dia baru menutup sekarang. Saya kira dia tahu terkait adanya indikasi tidak sesuai izin itu,” tuturnya.
Adib menuturkan bahwa kasus ini dijadikan tolakan oleh Anies karena Holywings memang terkendala masalah perizinan administrasi.
Sebagai informasi, Holywings memang sedang disorot belakangan ini terkait promosi minuman keras beralkohol dengan menggunakan nama Muhammad dan Maria.
Adib menilai harus Anies bisa menutup Holywings jauh sebelum adanya kasus promosi miras tersebut.
“Kenapa baru ditutup ketika ada momentum promosi itu? Seharusnya hal tersebut masuk ke koridor hukum jika memang persoalan penistaan agama,” tegasnya.
Oleh karena itu, Adib menilai kasus Holywings ini digunakan oleh Anies sebagai momentum untuk menarik simpati banyak orang.
“Intinya adalah basis elektoral militansi Anies Itu, suka atau tidak adalah kelompok Islam. Khususunya pada isu penistaan agama dan penutupan tempat kemaksiatan,” pungkas Adib.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
