Pengantar Jenazah Brutal yang Serang Mobil Warga di Makassar Ditangkap, Ternyata Masih Pelajar

Pengantar Jenazah Brutal yang Serang Mobil Warga di Makassar Ditangkap, Ternyata Masih Pelajar

HZ
Isak Pasabuan
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Satu pelaku aksi brutal rombongan pengantar jenazah berhasil diringkus Jatanras Polrestabes Makassar.  Pelaku inisial MS (18) ternyata masih berstatus sebagai pelajar.

MS diamankan di rumanya, Jalan Perumahan Nusa Harapan Permai sekitar pukul 22.99 Wita. Ia diamankan setelah Polisi mendalami sejumlah video yang direkam oleh korban, juga keterangan dari empat orang saksi.

“Berdasarkan hasil lidik dari anggota Jatanras Polrestabes Makassar dengan mengidentifikasi orang yang terekam di video korban, akhirnya berhasil mengamankan Muh Irfandi, Herman, Rian, Abdul Rahman. Kemudian dilakukan pendalaman dan interogasi serta dipertemukan dengan korban diperoleh Hasil penyelidikan dan persesuaian antara  keterangan korban dan saksi yang teridentifikasi di video bahwa  diduga pelaķu pengrusakan adalah MS,” kata Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, Iptu Muhammad Afhi Abrianto, Sabtu 4 September 2021.

Dari hasil interogasi Polisi, MS disebut mengakui perbuatannya. MS mengaku melompat naik ke atas kap mobil lalu memukul kaca depan mobil korban menggunakan helm. Motifnya dikarenakan MS tersinggung setelah hampir ditabrak.

“Tersinggung karena korban hampir menyenggol sekelompok pengantar jenazah,” ujarnya.

Baca Juga

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni, satu unit motor warna hitam, satu buah helm, satu buah kemeja warna biru dan satu buah celana panjang warna hitam. Pelaku sendiri masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam berita sebelumnya, aksi ugal-ugalan rombongan pengantar jenazah viral di media sosial. Mereka dengan brutal merusak mobil pengendara lain di jalan. Hal itu terlihat dari video amatir yang beredar.

Pemilik mobil yang diketahui bernama Arnis Taufiq Arsyad mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah akibat mobilnya rusak berat di bagian kaca depan dan spion. 

Menurut Arnis, kejadian berawal saat dirinya sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya di Kabupaten Maros. Dia mengendarai mobil putih miliknya. Tiba-tiba dari arah belakang, terdengar sirine ambulans disertai bunyi kendaraan klakson.

Arnis yang baru saja hendak meminggirkan mobilnya seketika mendengar terdengar suara dentuman. Sebatang bambu mendarat di bodi mobilnya. Dipukulkan salah seorang pengantar jenazah.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.