Terkini.id, Makassar – Tertangkapnya Menteri Sosial, Juliari Batubara atas kasus korupsi bantuan sosial Covid19 membuat banyak pihak yang kecewa.
Apalagi, sang menteri melakukan korupsi dengan memotong anggaran Bantuan Sosial yang disalurkan sebagai bantuan kemanusiaan selama pandemi covid-19.
Pengusaha kuliner di Makassar, Suhardi yang selama ini secara rutin membagikan donasi kepada masyarakat yang membutuhkan mengaku kecewa dengan menteri.
“Sangat disayangkan di saat kita berjuang dan berperang melawan Pandemi, masih ada yang tertangkap KPK berkaitan dana Kemanusiaan ini,” kata Owner Ayam Tettu Makassar itu, Minggu 6 Desember 2020.
“Meskipun tetap mengedepankan azas Presumption of Innocent (praduga tak bersalah), jikalah terbukti sangat miris kita mendegarmya,” tambahnya lagi.
- Disebut Bersama dalam Dakwaan, Mengapa Darwin Tak Diadili? Djusman Desak Kejari Pangkep Transparan
- Izin Usaha Pertambangan PT TRK di Kolaka Rupanya Sudah Berakhir Sejak 2020
- Klaster Anthura Tallasa City Raih Penghargaan 'Best Choice Housing Project' di The People's Choice 2026 GPA
- Percepat Pengentasan Stunting di Jeneponto, PTLM Gelar FGD Model Nutri-Helix Berbasis Digital
- Andi Amran Sulaiman Apresiasi Prestasi Unhas, Titip Pesan untuk Mahasiswa Baru: Jadilah Manusia Unggul
Di tengah pandemic yang belum ada Vaksinnya dan cenderung kembali naik, Suhardi mengaku sangat kecewa jika ada dana sosial yang seharusnya diberikan kepada masyarakat tidak mampu tapi justru dikorupsi.
“Karena sama saja kita membiarkan terus menaik angka paparan Covid-19 dan ujungnya turut andil dalam angka korban musibah ini,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
