Terkini.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi salah satu korban dalam kecelakaan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor registrasi PK-CLC SJ-182.
Potongan tubuh jenazah teridentifikasi atas nama Okky Bisma, 30, yang tak lain adalah salah satu kru yang sedang bertugas dalam penerbangan rute CGK-PNK (Jakarta-Pontianak) pada Sabtu 9 Januari 2021 lalu.
Dikabarkan jika Kartu Tanda Penduduk Elektronik alias e-KTP mengambil peran penting dalam hal identifikasi tersebut.
Seperti dikutip dari suaracom, jaringan terkini.id, Kapus Inafis Bareskrim Polri, Brigjen Hudi S mengatakan, satu korban berhasil diidentifikasi lantaran berawal dari adanya temuan body part berupa tangan kanan korban.
Hudi mengatakan, sebelumnya pihaknya telah menerima data manifest para penumpang Sriwijaya Air SJ 182.
- Sambut Umrah Musim Depan, Lion Air Buka 6 Kali Penerbangan Makassar-Saudi Dalam Sepekan
- BookCabin Travel Fair Dimulai dari Makassar, Pengunjung Berburu Promo hingga Fash Sale Tiket Liburan dan Umrah
- HIGAR CPI Resmi Dibuka, Bidik Jadi Pusat Gaya Hidup Sehat Terintegrasi di Makassar
- Pegadaian Peduli Pendidikan, Salurkan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa SD Inpres Kajenjeng Makassar
- Makassar Terbaik I Creative Financing Regional Sulawesi, Raih Insentif Rp3 Miliar dari Kemendagri
Kemudian pihaknya berkerjasama dengan Dukcapil untuk menerjemahkan data manifest ke pendudukan.
Akhirnya kata dia dengan alat pendeteksi sidik jari untuk mengetahui catatan kependudukan, tim kemudian mencocokan sidik jari korban.
Hasilnya, ternyata body part tersebut merupakan milik korban atas nama Okky Bisma.
“Saat jari ditempelkan maka masuk database dukcapil dan kami cek manifest ada nama Okky Bisma nomor 4,” kata Hudi di RS polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin 11 Januari 2021.
Dari alat pendeteksi, pihaknya berhasil menemukan 12 titik kesamaan dengan data-data korban yang didapat dari e-KTP.
“Telunjuk kanannya di bandingkan sampel telunjuk kanan yg kami temukan di body part dan hasil identik kami temukan 12 titik kesamaan dan cukup pastikan orang sama,” tuturnya.
Lebih lanjut, Hudi mengatakan, metode identifikasi tersebut sesuai dengan standar internasional.
“Ini kaidah internasional dan bisa diyakini dan tidak terbantahkan data itu data orang sama,” tandasnya.
Diketahui jika Almarhum Okky adalah merupakan penumpang pertama yang ada teridentifikasi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
