Terkini.id, Gowa- Penyaluran hasil qurban dalam program Abon Kita Qurban IZI masih terus digencarkan. Selasa, 18 Agustus 2020 tim kembali melakukan penyaluran di daerah-daerah yang telah disurvei tergolong ke dalam ketahanan pangan rentan.
Adalah Dusun Parangbodong, Desa Kanreapia, Dusun Parangbobo, Desa Tonasa, dan Dusun Matteko, Desa Erelembang, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa yang dipilih menjadi lokasi penyaluran abon kali ini. Ketiga dusun tersebut berada di pelosok Kabupaten Gowa. Lokasinya yang berada di puncak pegunungan, akses kendaraan umum yang sulit, dan medan yang cukup terjal menjadikan ketiga dusun tersebut menjadi pilihan tempat penyaluran abon.

Selain itu, ketiga dusun tersebut juga merupakan desa binaan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sulawesi Selatan. Lokasi dan kondisi geografis ketiga desa tersebut menyebabkan kurangnya minat dan kemampuan warga desa untuk mengkonsumsi makanan sumber protein, seperti daging dan ikan. Sebagian besar warga hanya berkebun sayur dan memakan hasil kebunnya sendiri.
Kedatangan tim IZI disambut suka cita oleh masyarakat setempat. Penyaluran yang dilakukan dengan cara _door to door_ membuat masyarakat semakin senang. Sebanyak 70 paket abon berhasil disalurkan oleh tim. Masyarakat setempat sangat jarang mengkonsumsi ikan dan/atau daging sebagai sumber protein. Tidak sedikit pula masyarakat yang menanyakan apakah abon tersebut perlu dimasak atau tidak.
- Kuliah Umum Prodi MHU UIN Alauddin Makassar Hadirkan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI
- Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulawesi untuk Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Saat Long Weekend
- Gammara Hotel Hadirkan Paket "Stay & Bring Home Happiness", Tamu Bisa Bawa Pulang Kelinci Lucu
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tebus Murah 1.000 Paket Sembako untuk Warga Makassar
- Polres Jeneponto Tegaskan Bakal Menutup Tambang Ilegal yang Terbukti Beroperasi, Publik Menunggu Langkah Nyata

Jumhar, selaku ketua Tim Penyalur menjelaskan kepada masyarakat bahwa daging tersebut tidak perlu lagi dimasak atau diolah, cukup dikonsumsi saja. “Cukup ibu dan bapak konsumsi langsung, tidak perlu lagi diolah atau dimasak. Abon ini sangat mudah, praktis, dan paling penting sangat bergizi,” jelas Jumhar.
Samsia, salah satu warga yang menerima abon tersbeut menyatakan kegembiraannya atas hadirnya IZI Sulawesi Selatan dalam memperhatikan ketahanan pangan masyarakat, khususnya masyarakat desanya. “Alhamdulillah enak sekali abonnya, bersyukur sekali dengan adanya qurban IZI, kami bisa makan olahan daging karena di sini, jangankan daging, ikan pun sulit didapat,” tutup Samsia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
