IZI Sulawesi Selatan Menikmati Kopi di Puncak Tondok Lemo

kopi tondok lemo
Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sulawesi Selatan menggelar diskusi kelompok tentang program pemberdayaan masyarakat di Desa Bo’ne Buntu Sisong, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja, Kamis 10 Januari 2019

Terkini.id, Toraja – Inisiatif  Zakat Indonesia (IZI) Sulawesi Selatan menggelar diskusi kelompok tentang program pemberdayaan masyarakat di Desa Bo’ne Buntu Sisong, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja, Kamis 10 Januari 2019.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari rapat kerja yang sebelumnya telah dilakukan di Kantor Pusat IZI Sulawesi Selatan. Diskusi digelar di atas Puncak Tondok Lemo. Sambil menikmati kopi khas warga yang diberi nama Kopi Tondok Lemo.

Ardiansyah, Pendamping Masyarakat dari Econatural Society mengungkapkan daerah ini masih sangat tertinggal. Sehingga perlu bantuan dan pendampingan.

Usaha pemberdayaan masyarakat yang sedang dilakukan Ardiansyah adalah pelatihan usaha Kopi Tondok Lemo. Karena potensi lokal di Desa Bo’ne Buntu Sisong ini salah satunya adalah kopi.

Program pendampingan bermitra dengan Badan Amil Zakat Nasional. Masyarakat dilibatkan dalam pengembangan sosial-ekonomi dan pengembangan spiritual masyarakat.

“Program pemberdayaan di desa ini menjadi percontohan program pemberdayaan di seluruh Indonesia,” kata Ardiansyah.

“Harta dimakan kelak hanya jadi kotoran, harta dibagi jadi pahala, tergantung kita apakah mau meninggalkan kenangan yang baik atau tidak,” tambah Ardiansyah.

Kepala Cabang IZI Sulawesi Selatan Arman mengungkapkan, IZI juga mengagendakan pembinaan program dakwah di Tana Toraja.

“Kita harus keep program seperti ini, memberikan bimbingan pengetahuan keagamaan,” kata Arman.

 

Tondok Lemo

Tondok Lemo, Toraja

Tondok Lemo adalah perkampungan di puncak Desa Bo’ne Buntu Sisong. Dengan ketinggian lebih 1.300 mdpl. Merupakan desa terpencil di daerah pegunungan dan desa dengan tingkat kemiskinan tertinggi ke-4 di Kecamatan Makale Selatan.

Produk kopi yang dihasilkan petani pun diberi nama Kopi Tondok Lemo. Punya rasa dan aroma khas.

Dengan mengembangkan program pemberdayaan di desa ini, BAZNAS berharap peningkatan kesejahteraan para mustahik bisa terwujud.

Desa Bo’ne Buntu Sisong, merupakan daerah yang memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang besar, salah satu komoditas perkebunan unggulannya adalah kopi arabika khas Tana Toraja.

Komentar

Rekomendasi

Polres Tana Toraja Berhasil Amankan Pengguna Narkoba

Besok, Jembatan Kaca Patung Yesus Tertinggi di Dunia Jadi Catwalk Fashion Show

Kunjungan ke Tana Toraja, Berikut Harapan Pansus WBTB DPRD Sulsel

Gubernur Sulsel Pastikan Bandara Buntu Kunik Toraja bakal rampung pada bulan Desember 2019

Ketua Bawaslu Sulsel Sebut Regulasi Mengawal Politik Uang Masih Lemah

Nantikan, Toraya Maelo Tourism Expo 2019 Bakal Hadir di TSM Makassar

Evivana Rombe Datu Jabat Pimpinan Sementara DPRD Tana Toraja

Gakkum KLHK Sulawesi Limpahkan Kasus Penebangan Hutan ke PN Makale Toraja

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar