Masuk

Per 1 April Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp 12.500 di Pulau Jawa

Komentar

Terkini.id, Jakarta-  Harga BBM Pertamax  naik menjadi Rp 12.500 dari Rp 9.200. Pertamina menetapkan kenaikan harga tersebut berlaku mulai Jumat 1 April 2022 untuk beberapa daerah di Indonesia. 

Didasarkan pada laman resmi Pertamina, Pulau Jawa yang meliputi Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur kenaikan harga BBM Pertamax menjadi Rp 12.500. 

Sementara itu, Provinsi Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, NTT, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat kenaikannya menjadi Rp 12.750.

Baca Juga: Pertamina Putuskan Turunkan Harga Pertamax Mulai Hari Ini

Dalam laman resminya, Pertamina mengakui penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) mempertimbangkan perihal kondisi sosial ekonomi masyarakat. 

Penyesuaian harga BBM hanya diberlakukan untuk BBM non subsidi. Data yang dihimpun Pertamina, hanya 17% masyarakat mengonsumsi BBM non subsidi, dimana 14% adalah jumlah konsumsi Pertamax dan 3% merupakan jumlah konsumsi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Sementara itu, BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar Subsidi yang 83% jumlah konsuminya oleh sebagian besar masyarakat Indonesia tidak mengalami perubahan. 

Baca Juga: Momen Nataru, Layanan Delivery Service BBM dan LPG Ini Bisa Ditelepon Kapan Pun

Pertamina tetap memstabilkan harga Pertalite di harga Rp 7.650 per liter dan Solar Subsidi di harga Rp 7.650 per liter.

“Pertamina selalu mempertimbangkan daya beli masyarakat, harga Pertamax ini tetap lebih kompetitif di pasar atau dibandingkan harga BBM sejenis dari operator SPBU lainnya. Ini pun baru dilakukan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, sejak tahun 2019,” kata Irto Ginting, Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga melalui laman resmi Pertamina.

Irto menambahkan harga terbaru yang ditetapkan untuk Pertamax yang mulai berlaku Jumat 1 April 2022 pukul 00.00 waktu setempat masih terjangkau untuk masyarakat mampu.

“Harga baru masih terjangkau khususnya untuk masyarakat mampu. Kami juga mengajak masyarakat lebih hemat dengan menggunakan BBM sesuai kebutuhan,” imbuh Irto.