Perayaan Hari Kebudayaan Kota Makassar Butuh Dana Hingga Rp1,5 Miliar

Sekda Makassar
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muh. Ansar

Terkini.id, Makassar – Penyelenggaraan Hari Kebudayaan di Kota Makassar membutuhkan anggaran sekitar Rp 1-1,5 miliar. Berbeda dari perayaan sebelumnya yang hanya membutuhkan enam hingga tujuh ratus juta rupiah saja.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar telah mengagendakan hari Peringatan Kebudayaan Kota Makassar yang akan dilaksanakan pada April 2020 mendatang.

Rencananya, pelaksanaan ini akan dirangkaikan dengan bulan budaya yang akan dilaksanakan sepanjang sebulan penuh. Mengingat, pelaksanaan Hari Kebudayaan kali ini merupakan Peringatan ke dua kalinya.

Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan dan Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Heffridha mengaku dana yang diperlukan cukup banyak. Pasalnya, konsep acara yang dirancang cukup besar.

“Dinas Kebudayaan sendiri, dari APBD Pemkot hanya menyediakan anggaran Rp 500 juta, Karena acaranya cukup besar, Itupun kita alokasikan khusus untuk parade dan cultural night. Sebenarnya pun itu tidak cukup, masih sangat minim,” jelas Heffridha.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muh. Ansar mengaku bahwa perayaan kali ini harus lebih baik dibanding tahun lalu. Namun, ia juga mengakui soal pendanaan yang terbatas

“Pendanaan Pemkot itu terbatas. Jadi kita jangan andalkan lagi dari APBD, seminim mungkin gunakan APBD terukur. Perkuat promosi, kalau sekolah-sekolah dilibatkandan bisa kolaborasi dengan beberapa SKPD. Pemkot bisa dukung secara administratif dan fasilitas jika mau cari pendanaan dari luar,” ucap Ansar, Jumat, 14 Februari 2020.

Sementara Direktur PT Festival Delapan Indonesia, Sofyan Setiawan, selaku Event Organizer yang diamanahkan merancang Hari Kebudayaan ini mengaku bahwa pendanaan untuk event ini diperlukan biaya yang cukup besar.

“Kan ini event pemerintah ya, jadi Kita harus hati-hati memang dalam menggarap, tetapi kami tetap koordinasikan dengan Dinas Kebudayaan. Kalau tahun lalu kita butuh dana Rp 600-700 juta, kalau kali ini kita mungkin butuh Rp 1 sampai 1,5 miliar,” ungkap Setiawan.

Komentar

Rekomendasi

Dua Wilayah Terkena Dampak Pengerjaan Pipa Distribusi Perumda Air Minum Kota Makassar

Iqbal Sebut Kunjungan Pejabatnya ke Kemendagri Bukan Urus Mutasi

Sensus Penduduk Pakai Sistem Online, Begini Penjelasan Akademisi dan Diskominfo

Gandeng PLUT Sulsel, Naka Nusantara Gelar Pelatihan Fasilitator UMKM

Unjuk Rasa Tolak Kebijakan PD Parkir Makassar

Ini Empat Calon Direksi Perumda Air Minum Makassar yang akan Dilantik, Hamzah Ahmad Calon Dirut

Appi Optimis Diusung PPP di Pilwali Makassar 2020

Peduli Isu Lingkungan, Makassar Digital Valley Gelar Program Green Network

Hadir di Seminar Nasional Educare, Deng Ical Bicara Tantangan Tenaga Kesehatan Era 4.0

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar