Terkini, Jeneponto – Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) stunting terhadap guru PAUD dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Ferawati berlangsung di aula kantor Disdikbud Jeneponto, Senin, 8 Juli 2024.
Hadir, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Hj. Nurhayati dan jajarannya.
Dalam kegiatan itu Bidang PAUD dan PNF Disdikbud Jeneponto menghadirikan pihak Dinas Kesehatan dan BKKBN sebagai pemateri.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Ferawati dalam sambutannya menyampaikan, stunting merupakan anak yang gagal tumbuh dengan normal.
- PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025, Dirut PLN Terima Penghargaan Green Leadership
- Estimasi Biaya Layanan Listrik Bisa Dicek Lewat PLN Mobile
- Grab Luncurkan 13 Fitur Berbasis AI, Perkuat Peran sebagai Superapp di Asia Tenggara
- Muscab dan Halalbihalal BKMT Pattallassang Gowa Tetapkan Kepengurusan Baru Periode 2026-2031
- Kemendagri Luncurkan Pedoman Partisipasi Publik untuk Perencanaan Pembangunan Daerah
“Anak yang masuk kategori Stunting dapat diakibatkan dari faktor Ibu dan lingkungannya, tentu ketika anak-anak kita lahir dan tumbuh dengan tidak normal tidak menghasilkan generasi yang kita harapkan yakni menjadi generasi yang sehat dan cerdas,” kata Ferawati.
Lebih lanjut, Ferawati mengatakan, Pendidikan PAUD ini adalah suatu pendidikan yang amat perlu di utamakan dan prioritaskan.
‘Hal itu saya katakan, karena Kepala Sekolah dan Guru PAUD dan TK merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter anak secara dini, contohnya kegiatan dalam menindak lanjuti program nasional ini, Bidang PAUD dilibatkan langsung dalam penanganan dan pencegahan program nasional Stunting,” jelas Ferawati.
Untuk itu, Ferawati mengatakan, Bidang PAUD dan pendidikan non formal, Kepala Sekolah dan Guru PAUD kita harapkan juga menjadi perhatian khusus.

“Bidang PAUD kita harapkan juga memperhatikan bagaimana keberadaan daripada Kepala Sekolah dan guru-guru TK PAUD itu sendiri, agar dapat melaksanakan wewenangnya dalam melakukan penanganan terhadap program nasional tersebut,” terang Ferawati.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
