Peringatan Hardiknas di UPT SMAN 23 Makassar Diwarnai Penampilan Tarian hingga Pakaian Adat

Peringatan Hardiknas di UPT SMAN 23 Makassar Diwarnai Penampilan Tarian hingga Pakaian Adat

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Kurikulum Merdeka, yang berawal dari upaya untuk membantu para guru dan murid di masa pandemi, terbukti mampu mengurangi dampak hilangnya pembelajaran. 

Peringatan Hardiknas di UPT SMAN 23 Makassar Diwarnai Penampilan Tarian hingga Pakaian Adat
Kepala UPT SMAN 23 Makassar dan Wakasek UPT SMAN 23 Makassar Bidang Kesiswaan

“Kini Kurikulum Merdeka sudah diterapkan di lebih dari 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Itu berarti bahwa ratusan ribu anak Indonesia sudah belajar dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan memerdekakan,”demikian isi sambutan tertulis Menteri Nadiem.

“Anak-anak kita juga tidak perlu lagi khawatir dengan tes kelulusan karena Asesmen Nasional yang sekarang kita gunakan tidak bertujuan untuk ”menghukum” guru atau murid, tetapi sebagai bahan refleksi agar guru terus terdorong untuk belajar; supaya kepala sekolah termotivasi untuk meningkatkan kualitas sekolahnya menjadi lebih inklusif dan bebas dari ancaman tiga dosa besar pendidikan,”urainya.

Sementara itu, Wakasek Bidang Kesiswaan UPT SMAN 23 Makassar, Nuraliyah, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa tahun ini, waktu peringatan Hardiknas mengalami perubahan karena bertepatan dengan hari libur nasional Idul Fitri 1443 Hijriah yang jatuh pada 2 Mei 2022. 

Peringatan Hardiknas di UPT SMAN 23 Makassar Diwarnai Penampilan Tarian hingga Pakaian Adat

Ia juga menyebut tema yang diangkat dalam peringatan Hardiknas adalah Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar.

Menurutnya, upacara bendera memperingati hardiknas yang selalu dilakukan setiap tahun, tidak sekedar seremonial atau kegiatan rutinitas saja tapi merupakan moment untuk merefleksi perjalanan pendidikan kita selama ini agar terus meningkatkan kualitasnya yang dimulai dari peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan.

Peringatan Hardiknas di UPT SMAN 23 Makassar Diwarnai Penampilan Tarian hingga Pakaian Adat
Kepala UPT SMAN 23 Makassar

“Oleh itu, perlu membangkitkan semangat guru dalam melayani peserta didik setelah melewati pembelajaran daring dari rumah karena Covid-19,”ujarnya.

Terakhir, Nuraliyah mengatakan, usai melakukan apel bendera secara bersama, pihaknya juga mengumumkan para pemenang lomba yang diselenggarakan sebagai rangkaian Hardiknas tahun ini.

Peringatan Hardiknas di UPT SMAN 23 Makassar Diwarnai Penampilan Tarian hingga Pakaian Adat
Pelaksana Hardiknas di UPT SMAN 23 Makassar

“Kegiatan perlombaan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat patriotisme dan nasionalisme dalam diri setiap insan pendidikan. Selain itu, juga untuk mengembangkan bakat dan minat peserta didik sebagai talenta istimewa dari Tuhan. Hal ini menurutnya terbukti dari antusias siswa dan guru selama perlombaan berlangsung,”terangnya.

Dijelaskan juga bahwa momen perlombaan juga menjadi momen untuk membangkitkan semangat belajar bagi peserta didik dan guru dalam pembelajaran sehingga berkembang sesuai bakat dan minatnya masing-masing. Pembentukan karakter peserta didik diperlukan usaha yang nyata agar dapat meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri.

Peringatan Hardiknas di UPT SMAN 23 Makassar Diwarnai Penampilan Tarian hingga Pakaian Adat
Hardiknas di UPT SMAN 23 Makassar

“Kami harap kepada tenaga pengajar untuk tetap meningkatan profesionalitas dan pengubahan cara pandang terhadap peserta didik yang tidak hanya sebagai objek tetapi juga sebagai pelaku pembelajaran agar memberikan dampak terhadap mutu dan kemajuan lembaga Pendidikan itu sendiri,”tandasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.