Terkini.id, Makassar – Riska merupakan mahasiswi semester 5 jurusan Pendidikan Bahasa Inggris , Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Alauddin Makassar, telah mengikuti World Yout Forum Di Mesir (WYF) di Mesir. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 12-17 Desember 2019.
Anak dari pasangan Kusumawati dan Wawan itu telah mewakili Indonesia bersama 29 delegasi Indonesia lainnya diundang oleh Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi.
Riska memiliki semangat yang tinggi dalam bersaing dengan mahasiswa yang kuliah di luar Negeri. Walau hanya ada dua orang mahasiswa yang ikut dalam rombongan delegasi Indonesia.
Riska mengatakan bahwa ia tertarik mengikuti sesi United Nations, yakni simulasi konferensi siding PBB yang membahas mengenai security consil yang berkaitan dengan keamanan Negara.
“Dan tentunya ini juga fully funded dari pemerintahan Mesir,” ucap Riska.
- Tayangan Piala Dunia 2026 Bisa Diakses di MAXStream TV, Warga Indonesia Hingga Pelosok Bisa Menikmati
- Asmo Sulsel Ajak Pengguna Honda Scoopy Jelajahi Ikon Kota Makassar Lewat "Your Mode, Your Ride"
- Wali Kota Munafri Sebut Data Akurat Jadi Dasar Pembangunan dan Investasi Makassar
- Diskominfo dan Dinas Kesehatan Sidrap Berkolaborasi dalam Implementasi TTE
- BI Sulsel Kuatkan Kampanye Ekonomi dan Keuangan Syariah Melalui Training of Trainers
Ia juga menceritakan perjuangannya untuk ikut WYF, dan beberapa hal yang harus diurus. Diantaranya, pengurusan visa di Jakarta. Tidak sampai disitu Riska harus kembali berjuang mendapatkan biaya untuk ke Balikpapan, Kalimantan Barat. Karena, Pemerintahan Mesir hanya menanggung akomodasi para delegasi Indonesia dari Balikpapa ke Mesir.
“Alhamdulillah, saya mendapat sumbangan dari para dewan senior dan orang-orang dermawan dari Barru,” tutur Riska.
WYF, Bukanlah kegiatan pertama yang di ikuti finalis Duta Kampus Asri ini, sebelumnya, ia perna meraih juara pertama kopetisi debat di Universitas, delegasi muda Internasional Asia MUN 2018 Di Bangkok, Thailand.
Kemudian, Delegasi muda Asean pemuda 2019 di Jawa, delegasi Forum Siswa ASEAN di Malaysia, pengahargaan pujian verbal MUN 2019 Makassar, Sulawesi Selatan. Dan finalis kompetisi esai pemimpin Asia Pasifik Puncak Millenial di Singapura-Malaysia.
“Karena sesungguhnya mimpi itu bukan diimajnasikan. Tetapi, divisualisasikan, tuturnya,” tutupnya.
Penulis: Nirwana
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
