Perkosa Belasan Santriwati hingga Beberapa Hamil dan Melahirkan, Begini Tampang ‘Ustaz’ HW, Ngeselin Gak?

Terkini.id, Jakarta – Publik baru-baru ini digegerkan dengan kasus pemerkosaan seorang oknum ustaz terhadap belasan santriwatinya hingga beberapa dari mereka hamil, bahkan melahirkan.

Perbuatan tak habis pikir itu kontan saja menggegerkan warga Kota Bandung, terlebih pelakunya adalah seorang ‘ustaz’ berinisial HW yang sekaliguus guru pesantren di Kecamatan Cibiru,Bandung.

Tak dimungkiri publik dibuat penasaran terhadap sosok sang ustaz yang benar-benar tak mencerminkan akhlak sebagaimana mestinya itu.

Baca Juga: Ya Ampun! Tak Puas Perkosa Santri Ustaz HW Juga Mainkan...

Nah, kini di media sosial WhatsApp telah beredar dua foto terdakwa HW yang saat ini telah mendekam di Rutan Kelas 1A Bandung atau Rutan Kebonwaru, Jalan Jakarta itu.

Foto pertama memperlihatkan terdakwa tengah duduk dengan wajah mengarah ke kamera. Dalam foto itu, terdakwa mengenakan peci dan kemeja batik.

Baca Juga: Ustaz HW Rayu Santri yang Hamil: Jangan Takut, Biarkan Dia...

Di foto kedua, terdakwa HW mengenakan batik dan peci. Ia terlihat tengah memegang surat keterangan identitas dan domisi. Di sana tertera tulisan ‘Muka Pelaku” dan ‘Pelaku’.

Jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung, Agus Mudjoko, pun telah mengonfirmasi dan mengatakan bahwa benar dua foto yang beredar di media sosial tersebut merupakan wajah terdakwa HW.

“Benar, Pak, yang di gambar itu pelaku (HW),” ujar Agus Mudjoko, dikutip terkini.id dari iNews pada Rabu, 8 Desember 2021.

Baca Juga: Ustaz HW Rayu Santri yang Hamil: Jangan Takut, Biarkan Dia...

Saat ini, lanjut Agus Mudjoko, terdakwa HW telah dijebloskan ke Rutan Kebonwaru, Kota Bandung, akibat perbuatannya.

“Sekarang ditahan di Rutan Kebonwaru Bandung.”

Ketika ditanya apakah benar terdakwa HW juga merupakan Ketua Forum Pondok Pesantren di Bandung, Agus Mudjoko mengaku tidak tahu.

Namun, yang pasti, selain sebagai ustaz atau guru, terdakwa HW juga merupakan pimpinan pondok pesantren TM tempatnya mengajar.

“Kalau ketua forum di persidangan gak ada datanya, Pak. Yang pasti terdakwa (HW) sebagai guru dan pimpinan pondok pesantrennya, Pak,” jelas Agus Mudjoko.

Diberitakan sebelumnya, perbuatan cabul terdakwa HW, ustaz pesantren di Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, dilakukan terhadap belasan korban santriwati di beberapa tempat.

Berdasarkan berkas dakwaan, pemerkosaan keji tersebut terjadi di pesantren, apartemen, dan hotel.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Dodi Gazali Emil mengatakan bahwa berdasarkan berkas dakwaan, terdakwa HW diketahui telah memperkosa 12 santriwati selama lima tahun, yaitu sejak 2016 sampai dengan 2021.

“Perbuatan biadab itu dilakukan terdakwa HW di beberapa tempat,” terang Kasipenkum Kejati Jabar.

Terdakwa HW memperkosa korban di gedung Yayasan KS, pesantren TM, pesantren MH, basecamp, Apartemen TS Bandung, Hotel A, Hotel PP, Hotel BB, Hotel N, dan Hotel R.

“Beberapa korban telah hamil dan melahirkan delapan bayi. Kayaknya ada yang hamil berulang, tapi saya belum bisa memastikan,” papar Dodi Gazali Emil.

Kasus pemerkosaan dilaporkan korban pada Juni 2021 lalu. Korban melaporkan perbuatan bejat ustaz HW karena terdakwa tak kunjung memenuhi janji menikahi secara sah, padahal pelaku HW telah menyetubuhi korban berkali-kali.

Penyik Ditrektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar kemudian melakukan penyelidikan dan penyidik dan Ustaz HW kemudian ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolda Jabar.

Bagikan