Perlu Pemantapan, Sekjen KKM Sebut Detektor Covid-19 Ide Luar Biasa

Perlu Pemantapan, Sekjen KKM Sebut Detektor Covid-19 Ide Luar Biasa

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) di Makassar, Hans Palijama menilai program Makassar Recover yang membentuk tiga satgas, yakni Satgas Raika, Covid-19 Hunter, dan Detektor Covid-19 adalah ide yang luar biasa.

Hans menyebut gagasan Wali Kota Makassar menurunkan satgas Detektor Covid-19 untuk mendata dan melakukan pemeriksaan kesehatan dalam mengatasi pandemi patut diapresiasi oleh semua pihak.

“Ide Pak Danny membentuk Satgas Detektor yang mendata kesehatan adalah Ide yang sangat bagus, luar biasa. Itu patut diapresiasi oleh semua pihak dalam mengatasi Pandemi Covid-19 Ini,” kata Hans, Selasa, 13 Juli 2021.

Kendati begitu, Hans menilai, penerapan satgas saat turun melakukan pendataan perlu pemantapan lagi di lapangan. 

“Penerapan di lapangan satgas Detector ini, saran saya mau dipermantap lagi, seperti masker yang digunakan harus standar medis, APD lebih steril lagi,” ucap Hans.

Lebih lanjut, Hans mengatakan masalah pandemi adalah bukan persoalan yang mudah untuk diatasi. Sebab itu, perlu dukungan dan keterlibatan semua pihak memutus mata rantai Covid-19.

“Supaya kita bisa lalui pandemi ini, tentu perlu kebersamaan kekompakan, semua pihak harus terlibat mendukung pemerintan memutus mata ramtai Covid-19, karena ini adalah untuk kepentingan kita bersama, bagaimana bisa kembali hidup normal tanpa Covid-19,” harap Hans.

Menurut Juru Bicara MR, Indira Mulyasari mengatakan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto telah melakukan evaluasi terhadap detektor Covid-19.

Beberapa catatan dari hasil rapat dan monitoring tim detektor, yaitu jaringan internet dari detektor ke server, kekurangan masker, hanscoon, hand sanitizer untuk detektor, ketidakhadiran tenaga kesehatan pendamping detektor di beberapa lokasi. 

“Pak Wali mengharapkan para master kecamatan melakukan briefing ulang ke para detektor, Pak Wali juga meminta beberapa poin penting dituntaskan dan dioptimalkan,” ungkap Indira. 

Sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar menerjunkan 10 ribu anggota Satgas Detektor untuk melakukan skrining pada warga sejak Sabtu, Selasa, 13 Juli 2021.

Para satgas detektor ini diwajibkan menggunakan APD lengkap dan menerapkan protokol kesehatan di lapangan. 

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di 153 kelurahan se-Kota Makassar. Juga ada keterlibatan 5 ribu relawan tenaga kesehatan, 306 relawan dokter, manajemen kelurahan-kecamatan, serta tim gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.