Pernah Mati-matian Tuntut Ahok Masuk Penjara, Kini Ali Ngabalin Dukung Ahok Jadi Pemimpin Ibu Kota Baru

Terkini.id, Jakarta – Belum lama ini ramai diperbincangkan oleh publik soal nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masuk ke dalam bursa Kepala Otorita Ibu Kota Baru.

Sekedar informasi, Presiden RI Jokowi akan memilih langsung pemimpin Ibu Kota Nusantara melalui beberapa pertimbangan.

Munculnya nama Ahok sebagai pemimpin calon ibu kota baru Indonesia itu memicu beragam respons, mulai dukungan sampai penolakan. 

Baca Juga: Duduk Perkara Nicholas Sean dan Sabian Tama, Siap Adu Tinju!

Dilansir Terkini.id melalui Warta Ekonomi, Tenaga Ahli Utama Kepala Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin sendiri menjadi salah satu sosok yang mendukung Ahok menjadi pemimpin Nusantara.

Melalui laman Twitter pribadinua @AliNgabalimNew, Ngabalin mengunggah video wawancaranya terkait persoalan (pemimpin ikn) tersebut.

Baca Juga: Bahas Soal Pencapaian Jokowi, Refly Harun: Tidak Lebih Baik

Menurutnya, pertimbangan Jokowi terkait Ahok sebagai calon pemimpin Nusantara sama sekali tidak bertentangan dengan faktor budaya Indonesia.

“Kalau menyebutkan nama Ahok dan calon bagi ibu kota negara baru. Adakah yang ganjil di situ? Adakah yang bermasalah di situ? Atau adakah yang bertentangan dengan faktor budaya Indonesia?” kata Ngabalin, Kamis 20 Januari 2022.

“Ketika orang menyebutkan nama Ahok, kenapa kita rasa gatel badan, gemas-gemas, demam gitu hlo. Saat menyebutkan nama Ahok, salah satu dari 4 orang yang disebutkan oleh bapak presiden,” lanjutnya.

Baca Juga: Bahas Soal Pencapaian Jokowi, Refly Harun: Tidak Lebih Baik

Ngabalin mengungkap Ahok memiliki sejumlah kriteria penting sebagai calon Kepala Otorita Nusantara. Pertama dilihat dari usia Ahok yang dinilai masih muda dan enerjik.

Lalu Ahok juga memiliki kemampuan manajerial yang baik, resources yang bagus, dan kepemimpinan yang sudah tidak bisa diragukan. Terakhi, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga dianggap Ngabalin bisa membantai koruptor.

“Dia paling punya lima kriteria penting. Pertama, coba perhatikan. (Ahok) anak muda cepat ambil suatu keputusan, memiliki kemampuan manajerial yang oke, punya resources yang bagus. Dia punya kemampuan leadership, bisa membantai koruptor,” jelas Ngabalin.

Seluruh kriteria itu, menurut Ngabalin sanggup mengantar Ahok menjadi pemimpin ibu kota negara Nusantara. Ia pun mendukung penuh jika Presiden Jokowi akhirnya menunjuk Ahok sebagai Kepala Otorita Nusantara.

“(Ahok) punya budaya yang bisa dipakai untuk memimpin sebuah ibu kota negara baru seperti itu. Kalau-kalau nanti ditunjuk oleh bapak presiden, ya saya lagi-lagi mengucapkan, ‘Ahlan wa sahlan thola’al badru alayna’,” ungkap Ngabalin.

Terakhir, Ngabalin juga membantah jika Ahok selama ini dianggap sebagai anak emas Presiden Jokowi. Ia menyebut sosok Ahok itu bukan anak kesayangan siapapun, melainkan hanyalah salah satu putra terbaik Indonesia.

Bagikan