Terkini, Makassar — Sebagai bagian dari komitmen terhadap program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui unit operasional Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin terus mendorong ketangguhan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana, khususnya yang dipicu oleh perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
Upaya tersebut diwujudkan melalui program Desa Mandiri Tangguh Bencana yang dilaksanakan di Desa Baji Mangngai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.
Salah satu aksi nyata dari program ini adalah kegiatan pemotongan pohon-pohon besar yang berisiko tumbang saat cuaca buruk, khususnya di Dusun Paopao wilayah yang kerap terdampak angin kencang dan hujan lebat.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Minggu hingga Selasa, 6–8 Juli 2025, sebagai langkah preventif untuk melindungi keselamatan warga sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang lebih aman.
Aksi tersebut dilakukan secara kolaboratif, melibatkan Tim Penanggulangan Bencana Desa Baji Mangngai, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, serta partisipasi aktif masyarakat. Gotong royong menjadi kunci utama dalam mewujudkan respons tanggap darurat berbasis komunitas yang efektif dan berkelanjutan.
- Pemprov Sulsel Terapkan Sistem Ganjil Genap Pengisian BBM Subsidi
- Mentan RI dan Wali Kota Makassar Munafri Ramaikan Fun Walk Dies Natalis ke-70 Unhas
- Palang Jalan Seba-seba dan Catut Nama Adat, Gusti Riadi Terancam Hukuman 14 Tahun
- BBM Langka Picu Macet Panjang, Elpiji 3 Kg Tembus Rp 40 Ribu, Warga Jeneponto Menjerit
- Pertamina Rekonfigurasi 12 SPBU di Makassar, Kapasitas Pertamax Dialihkan ke Pertalite
Kepala Desa Baji Mangngai, Abdul Latif, S.Sos., menyampaikan apresiasinya atas kontribusi Pertamina Patra Niaga.
“Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi dukungan nyata dari Pertamina Patra Niaga AFT Hasanuddin. Ini menjawab kekhawatiran masyarakat, terutama di Dusun Pao-Pao, di mana banyak pohon besar yang rawan tumbang saat cuaca ekstrem. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Andreas Yanuar Arinawan, Aviation Fuel Terminal Manager Hasanuddin, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi dampak perubahan iklim.
“Melalui aksi nyata seperti ini, kami ingin mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam membangun sistem respons bencana yang tangguh dan adaptif. Pertamina Patra Niaga hadir tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan masyarakat,” tegasnya.
Melengkapi hal tersebut, T. Muhammad Rum, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat dengan solusi yang relevan dan berdampak nyata.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
