Terkini, Takalar – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi semakin menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Program ini mendapat perhatian besar dengan hadirnya Sekertaris Kementerian Koperasi (Sesmenkop), Ahmad Zabadi, dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor Unit Pertamina Patra Niaga Sulawesi, serta dilanjutkan dengan kunjungan ke KDMP Aeng Batu-Batu di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan inisiatif strategis pemerintah yang diarahkan untuk memperkuat peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian rakyat di tingkat desa dan kelurahan.
Melalui kebijakan ini, koperasi tidak hanya diposisikan sebagai wadah usaha bersama, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat, penyedia kebutuhan dasar, dan penghubung rantai pasok antara produksi rakyat dengan pasar yang lebih luas.
Dalam sambutannya, Sesmenkop RI, Ahmad Zabadi, menyampaikan harapan dan target dari KDMP ini.
- HIGAR Segera Buka Cabang Baru di CPI Makassar, Hadirkan Kelas HYROX dan Spinning
- Cegah Anak Tidak Sekolah, Disdukcapil Bersama Disdikbud Jeneponto Sosialisasikan Pemadanan Data Dapodik, ATS Berbasis NIK
- Air Mata Haru Menetes di Tangan Danrem 141 Toddopuli, Rumah Nyaris Rubuh Kini Kokoh Berkat TMMD Ke-128
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Serap Aspirasi Warga Biringkanaya, Anggota DPRD Makassar Odhika Cakra Fokus Kawal Perbaikan Jalan
“Melalui forum ini kami berkoordinasi dengan dinas koperasi provinsi, kabupaten/kota, serta mitra BUMN seperti perbankan, pangan, energi hingga logistik untuk mendorong percepatan program Koperasi Desa Merah Putih. Dalam 1–2 minggu ke depan, kami harapkan pemerintah daerah segera melakukan sosialisasi dan pendampingan, khususnya terkait akses pembiayaan dari Himbara,” ujarnya.
Sesmenkop juga menegaskan bahwa koperasi juga perlu segera menyiapkan proposal bisnis agar bisa diproses lebih cepat.
“Oktober nanti, kami targetkan akselerasi semakin masif dengan menghadirkan prototype koperasi yang siap menjadi role model. Seluruh proses ini dijalankan secara transparan dan akuntabel melalui SIMKOPDES, sehingga koperasi yang terdaftar dapat langsung terhubung dengan sumber pembiayaan dan dukungan lainnya,” tambahnya.
Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Aeng Batu-batu, Muhammad Ayub Darwis, menyampaikan bahwa hadirnya Outlet LPG KDMP di desanya mempermudah masyarakat memperoleh gas dengan harga sesuai HET, yakni Rp18.500 per tabung.
“Sebelumnya, warga harus membeli dengan harga Rp20.000 hingga Rp25.000 per tabung. Kehadiran Outlet LPG KDMP Aeng Batu-Batu ini juga diharapkan dapat mengurangi praktik permainan harga oleh oknum pemasok,” ungkap Darwis.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
