Terkini.id, Jakarta – Mantan Wasekjen MUI, Tengku Zulkarnain atau akrab disapa Tengku Zul mempertanyakan pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD terkait ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 5 Januari 2021, Tengku Zul membagikan foto tangkapan layar postingan yang diduga ditulis oleh Mahfud MD.
Dalam foto tersebut, tampak nama media sosial Twitter itu tertulis Mohmahfudmd dengan tanda centang di sampingnya.
Narasi pada postingan Twitter itu bertuliskan soal Partai Komunis Indonesia (PKI) dan HTI.
“Tidak juga cucu ex-PKI itu didiskriminasi dulu saja zaman Orde Baru. Sekarang kan tidak diapa-apakan. Boleh jadi PNS atau Caleg,” demikian tertulis dalam isi postingan tersebut.
- Jejak Perjalanan ESG PT Vale 2026: Menavigasi Tantangan, Memberi Dampak Besar
- Hari Jadi ke-163 Jeneponto, Gubernur Bawa Dukungan Rp10 Miliar, Komitmen Kemajuan Daerah
- Hari Jadi ke-163, Bupati Jeneponto Paparkan Capaian dan Rancang Masa Depan
- Bupati Sidrap Terima KPPG Kendari, Dorong SPPG Capai Level Terbaik
- Ketua DPRD Sulsel Terima Aspirasi Ribuan buruh, Desak Revisi UU Ketenagakerjaan
“Sama juga orang-orang HTI, tidak dilarang nyaleg atau jadi PNS. Tapi mereka dilarang menyebarkan paham yang anti Pancasila dan NKRI dengan maksud mengajak orang lain,” sambungnya.
Menanggapi foto tangkapan layar postingan itu, Tengku Zul pun mempertanyakan apakah benar narasi tersebut ditulis oleh Mahfud MD atau bukan.
“Ini benar twit anda prof mohmahfudmd? HTI, yang dilarang menyebarkan pahamnya bukan jadi PNS. Nyaleg juga boleh,” cuit Tengku Zul menandai Twitter Mahfud MD.
Ia pun menanyakan apakah Mahfud belum mendengar kabar soal wakil dekan yang dicopot gegara pernah terindikasi HTI.
“Lha, apa bapak belum dapat kabar ada Wakil Dekan DICOPOT gara gara DULU pernah TERINDIKASI HTI?,” tanya Tengku Zulkarnain kepada Mahfud.
Lantaran postingan yang diduga ditulis Mahfud MD itu, Tengku Zul pun lantas menilai bahwa benar apa yang dikatakan orang-orang dahulu kala yakni bicara itu memang mudah karena lidah tak bertulang.
“Kata kakek-kakek kita bicara itu mudah karena lidah tidak bertulang,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
