terkini.id-Banjar, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menggelar Perkemahan Bakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan). Setelah pelaksanaan Pertikawan Regional Sumatera dan Sulawesi Maluku, kali ini digelar Pertikawan Regional Kalimantan pada tanggal 8 sampai 12 November 2023 di Kiram Park, Kabupaten Banjar – Provinsi Kalimantan Selatan.

Dikutip dari rilis resmi PPID KLHK, Kegiatan ini merupakan komitmen dan konsistensi kerja seluruh pemangku Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti, beserta segenap peserta didik Gerakan Pramuka di regional Kalimantan dalam berkontribusi pada pembangunan keberlanjutan dan pengendalian perubahan iklim.
Sebagaimana disampaikan Bambang Hendroyono, Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selaku Ketua Pimpinan Saka Wanabakti dan Kalpataru Tingkat Nasional yang diwakili Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan KLHK, Hanif Faisol Nurofiq, pada pembukaan acara di Kiram Park (09/11), bahwa Gerakan Pramuka, sebagai sebuah komunitas yang sangat terstruktur dan memiliki jejaring yang luas diharapkan dapat berperan dalam pengelolaan hutan dan lingkungan yang lebih baik.
Para peserta Pertikawan, penegak dan pandega Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti merupakan tumpuan pembangunan Indonesia di masa mendatang.

Mereka inilah para generasi Z, yang berdasarkan sensus penduduk tahun 2020 merupakan generasi dengan jumlah terbesar, yaitu mencapai 27,9% dari total penduduk Indonesia.
- Jajaran Sekertariat Jenderal KLHK Target Optimalkan Pelayanan ke Masyarakat dan Internal
- Pesan Sekjen KLHK di Rakor 2024: Jangan Kita Berpikir Standar tapi Berpikirlah Secara Integrasi
- Begini Arahan Sekjen KLHK pada Apel Pagi Virtual dan Faktual
- Puncak Hari Bhakti Rimbawan ke-38, Menteri LHK: Konsolidasi Rimbawan Indonesia dan Bangkitkan Jiwa Korsa
- Menguatkan Kiprah Dewan Kehutanan Nasional, Kawal Kualitas Kebijakan LHK
Menurut Hanif, Sangat penting untuk membekali mereka berbagai pengetahuan dan skill agar visi Indonesia Emas 2045 dapat terwujud. Melalui pelaksanaan Perkemahan Bakti ini, kita akan saling belajar dan membangun kolaborasi sehingga target peningkatan kualitas lingkungan hidup dan kehutanan dapat terwujud.
Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan KLHK ini kembali menuturkan Saat ini, bumi kita tidak sedang baik-baik saja.
“Dunia saat ini tengah menghadapi triple planetary crisis berupa perubahan iklim, kehilangan keanekaragaman hayati, dan polusi,”ungkapnya.
“Melalui Pertikawan ini, anggota pramuka penegak dan pandega diharapkan akan belajar dan berkolaborasi untuk mengatasi tiga krisis tersebut,” harap Hanif.
Hanif juga menjelaskan Desa Kiram tempat dilaksanakannya perkemahan ini merupakan salah satu kampung iklim yang telah mendapatkan Penghargaan Program Kampung Iklim (PROKLIM) Tropi Utama pada tahun 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
