Terkini.id — Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyebut acara Ijtima Jamaah Tabligh yang rencananya dilaksanakan hari ini, Kamis, 19 Maret 2020, di Pakatto, Kabupaten Gowa, resmi ditunda.
Alasan penundaan pelaksanaan terkait virus Corona atau Covid-19. Kepada para peserta, Nurdin Abdullah menyampaikan bahwa hal ini dibatalkan karena gentingnya persoalan corona di Indonesia.
“Kita bersama-sama, punya niat bagaimana corona ini bisa reda dengan cepat. Tentu hanya dengan disiplin. Maka Pak Presiden mengimbau untuk tidak berkumpul dalam jumlah yang besar,” pesannya.
Peserta itjima yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) berjumlah 411 orang dari enam negara, telah diisolasi di salah satu hotel di Makassar.
“Itu sudah kita siapkan lokasi, kita punya hotel,” kata Nurdin Abdullah.
Untuk para peserta dari luar Sulsel yang jumlahnya ribuan orang, kini diisolasi Asrama Haji Sudiang Makassar. Sebelum dikembalikan ke provinsi masing-masing sesuai jadwal kembali.
“Ini untuk menampung semua warga kita dari luar Provinsi Sulsel. Apakah yang menggunakan pesawat atau kapal laut, ini kita akan atur. Sesuai tiket yang mereka miliki. Bagi yang tidak memiliki tiket akan kita upayakan,” ujarnya.
Sementara peserta dari daerah Sulsel, telah disiapkan alat transportasi untuk dikembalikan ke daerah masing-masing.
“Kita koordinasi dengan bupati/wali kotanya, supaya diisolasi 14 hari di daerahnya, apakah di satu tempat atau di rumahnya,” jelasnya
Nurdin Abdullah mengimbau agar masyarakat tidak panik. Gubernur juga telah berkoordinasi dengan Forkopimda, tokoh agama untuk melakukan penanganan dengan baik.
Pemerintah memastikan, mereka semua akan dipulangkan dengan pengawalan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
