Terkini.id, Makassar – Salah satu perwakilan kontingen Bantaran Angin Bima, Nusa Tenggara Barat, Imam Syahroni, berhasil meraih gelar juara 1 tingkat dewasa pada kelas D dalam kejuaraan pencak silat nasional “Unismuh 1st Championship Pencak Silat Open 2019″ berlangsung di Gedung Balai Sidang Kampus Unismuh Makassar dari tanggal 23 – 30 Desember 2019.
Diketahui, turnamen ini diikuti oleh 1367 orang atlet pencak silat se-Indonesia yang dipertandingkan pada 4 jenjang, yakni jenjang usia dini, pra-remaja, remaja, dan dewasa.
Imam Syahroni sendiri merupakan salah satu dari 12 atlet yang tergabung dalam kontingen Bantaran Angin Bima. Dihubungi setelah penerimaan medali, ia mengungkapkan rasa senangnya karena perjuangan dan pengorbanan yang dilakukannnya tidak sia-sia.
“Tentunya sangat bahagia dan terharu sekali, mengingat perjuangan serta pengorbanan kami yang cukup berat, dan perjalanan kami untuk sampai di sini sangat jauh, yakni menyebrangi lautan luas selama kurang lebih 18 jam,” terangnya.
Pria asal Kecamatan Lambu Bima ini juga juga mengatakan, ke depannya ia dan teamnya akan lebih mempersiapkan diri lagi untuk meraih prestasi yang membanggakan pada even-even berikutnya.
- Guru di Sulsel Bikin Inovasi untuk Siswa Buta Warna dan Permainan Matematika di Bakti BCA Teacher Tech Championship
- Musim Kemarau, Debu Jalanan Bisa Picu Kerusakan Komponen pada Motor Anda
- Cek Promo Honda Scoopy September 2026, Ada Gratis Angsuran hingga 3 Kali
- Celah Busi Tak Tepat Bisa Bikin Motor Susah Nyala dan Boros BBM
- Panen Ketiga Sipakatau: Saat Kebun Warga Maccini Parang Kota Makassar Mulai Dilirik hingga Nunukan
“Semoga di event-event berikutnya, sebisa mungkin semua atlet kami harus mampu membawa pulang medali,” harapnya.
Sementara itu, Irawan selaku manager team turut bangga dan mengapresiasi capaian team yang dibawanya. Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar atlet yang diturunkannya merupakan atlet-atlet baru.
“Saya merasa bangga, karena dari 12 atlet yang diturunkan, sebagian besarnya baru kali ini masuk gelanggang, bagi saya itu sudah sangat luar biasa karena rata-rata mereka kalah di partai penyisihan ketiga, kecuali Syahroni yang sampai di final dan meraih medali emas,” terangnya.
“Setelah dari sini, ke depanya mereka akan diarahkan agar semakin rajin berlatih untuk persiapan pada kejuaraan berikutnya,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
