Petani Bonto Manai Gowa Panen Menggunakan Combine Harvester Dimasa Pandemi COVID-19

Petani Panen Menggunakan Alsintan di Bonto Manai

Di tengah pandemik Covid-19, tentunya semangat petani sangat diharapkan untuk sejalan dengan yang dipesankan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL). Sektor pertanian menjadi andalan dan harapan bahkan tulang punggung di tengah upaya Pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. “Merupakan tanggung jawab bersama dalam menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia dan merupakan kekuatan spirit bagi keluarga besar Kementerian Pertanian dan semua pelaku dan pemerhati pembangunan pertanian,” tegas SYL.

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Prof. Dedi Nursyamsi, mengatakan di masa pandemi Covid-19, petani merupakan pejuang untuk melawan virus Corona. Karena banyak yang bisa dilakukan, semisal kegiatan panen yang dilakukan petani, sehingga pangan akan selalu tersedia sebagai imunitas utama untuk melawan covid 19.

Semakin meluasnya penyebaran virus Corona tidak menyurutkan semangat petani di Kabupaten Gowa untuk turun ke sawah melakukan panen. Hal ini tentunya sejalan dengan kegiatan panen yang dilakukan petani di Desa Bonto Manai, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. Seluas 185 Ha, petani di Desa Bonto Manai telah memanen sawahnya selama bulan Maret dan April 2020. Dengan menggunakan Combine Harvester, petani yang terdiri dari 8 kelompok tani yakni Tunas Barugayya, Bontomanai, Ungu, Sunggumanai, Ballaparang, Tunas Baru, Data, Harapan Baru, Harapan Tani, melakukan panen padi dengan tempat yang berbeda sesuai lahan kelompok tani. Jumat (27/03).

Dg. Nai salah satu pemilik lahan, mengatakan penggunaan alsintan dimasa sekarang sangat membantu petani. Waktu dan tenaga kerja untuk melakukan panen bisa dengan cepat teratasi, juga disinyalir dapat menangkal penyebaran Covid 19. Saya sarankan keada petani yang melakukan panen untuk tetap menjaga jarak dan tidak ada yang berkerumun. Berharap petani di Desa Bonto Manai dapat membantu dan menyumbangkan hasilnya untuk membantu ketersediaan pangan di masa pandemi Covid 19,” ungkapnya. (MUZ).

Komentar

Rekomendasi

STIE Nobel Indonesia Bakal Gelar Serial Webinar Kewirausahaan

Mahasiswa dan Petani Panen Jagung di Gowa, Bukti Aktfitas Pertanian Tidak Berhenti, Stok Pangan Terjaga

Masa LFH dimanfaatkan Mahasiswa Polbangtan bersama Petani Laksanakan Kegiatan “Mangubbu Padi”

Mahasiswa Polbangtan Manfaatkan Kegiatan Pendampingan Petani untuk Mengasah Keterampilan dan Keahlian Lapangan

Di Masa Pandemi, Mahasiswa Turut Andil Menjaga Ketersediaan Pangan. Masa LFH Aktif Bantu Petani

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar