Terkini.id, Jeneponto – Alma Husna sosok bocah disabilitas berusia 10 tahun tak ingin ketinggalan untuk menuntut ilmu, ia sekarang duduk dibangku kelas 4 Sekolah Dasar di Kelurahan Tonro Kassi, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Pemilik nama yang dalam bahasa arab berarti senang belajar untuk menjadi yang terbaik itu lahir dengan tidak memiliki tangan dan kaki sebelah kiri.
Keterbatasan yang dialaminya tidak menjadi penghambat bagi dirinya untuk menuntut ilmu dalam menggapai tujuan dari makna nama yang dimilikinya.

Alma Husna yang lahir 3 September 2013 merupakan anak pertama dari tiga bersaudara buah hati dari pasangan Muh Aswir dengan Nasihat warga Kampung Ora Orasa, Kelurahan Tonro Kassi, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto.
Untuk mengikuti pembelajaran di sekolah, Alma Husna harus digendong oleh sang ibu menuju sekolahnya dengan jarak kurang lebih 300 meter setiap hari sekolah.
“Itu sejak lahir, sejak berusia 5 tahun Husna selalu menyampaikan ke saya untuk disekolahkan,” tutur Nasiah kepada terkini id, Jumat, 13 Oktober 2023.

Dengan keterbatasannya, Husna (panggilan akrabnya Alma Husna) selalu berupaya untuk menjadi siswa yang terbaik di sekolahnya.
“Dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, Husna selalu berusaha mengerjakan tugasnya dengan caranya sendiri. Usaha kerasnya membuat kami guru disini kagum, ia menjadi motivasi bagi teman-temannya untuk rajin belajar,” ucap ibu Ira, guru kelas Alma Husna.

Ibunda Alma Husna, Nasiah berharap anak kesayangannya dapat diperhatikan oleh oleh pemerintah dalam melanjutkan pendidikannya.
“Saya sangat berharap kepada pemerintah, semoga Alma Husna ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah agar dia tetap punya semangat belajar dan kekuatan melanjutkan pendidikannya,” harap Nasiah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
