Terkini, Jeneponto – Penjabat (Pj) Bupati Jeneponto Junaedi Bakri bersama Ketua Pj Ketua TP PKK dan jajarannya serta unsur Forkopimda, melaksanakan salat Idul Adha 1445 Hijriah di Masjid Agung, jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin, 17 Juni 2024.
Selain para Pejabat Pemerintah Kabupaten Jeneponto, ribuan masyarakat Butta Turatea turut melaksanakan salat Idul Fitri 1445 Hijriah di Masjid Agung Jeneponto.
Pj Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri dalam sambutannya menyampaikan, hari raya Idul Adha merupakan momentum sejarah umat manusia yang menyiratkan suatu bentuk keimanan dan kesabaran dari perjalanan Nabi Ibrahim Alaihissalam bersama anaknya Nabi Ismail AS dan keluarganya.

“Sikap keteladanan ini hendaknya dijadikan tuntunan, ikhlas berkorban dengan penuh kesabaran, khususnya dalam merawat persaudaraan untuk saling berbagi kepada saudara-saudara kita,” kata Junaedi Bakri.
Di hari yang bersejarah bagi umat Islam, Junaedi Bakri menyampaikan, hal yang perlu mendapat perhatian, yaitu antisipasi musim kemarau karena Elnino tahun ini lebih panas dibandingkan tahun- tahun sebelumnya sebelumnya. El Nino terjadi rata-rata setiap dua hingga tujuh tahun, dan biasanya berlangsung selama sembilan hingga 12 bulan.
- Air Mata Haru Menetes di Tangan Danrem 141 Toddopuli, Rumah Nyaris Rubuh Kini Kokoh Berkat TMMD Ke-128
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Serap Aspirasi Warga Biringkanaya, Anggota DPRD Makassar Odhika Cakra Fokus Kawal Perbaikan Jalan
- Tak Dipeduli Pemdes, Rumah Nyaris Rubuh, Kini Terbangun Kokoh, Pasutri Bersyukur Atas Bantuan TNI
- Bupati Paparkan Keberhasilan Pembangunan Jeneponto Saat Terima Rekomendasi LKPJ 2025
“Ini adalah pola iklim alami yang terkait dengan pemanasan permukaan laut di Samudera Pasifik tropis bagian tengah dan timur. Namun hal ini terjadi dalam konteks perubahan iklim akibat aktivitas manusia. Salah satunya yaitu penebangan hutan menjadi lahan pemukiman atau pertanian. Oleh karena itu sudah menjadi tanggungjawab kita semua untuk mencegah semakin memburuknya kondisi alam di sekitar kita dengan melakukan penanaman pohon,” jelas Junaedi Bakri.

Isu lain yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kata Junaedi Bakri, terjadinya kelangkaan pupuk.
“Sebagai upaya untuk mengatasi kelangkaan pupuk itu, Pemerintah Kabupaten Jeneponto telah menerbitkan SK penambahan kuota pupuk hampir 2 kali lipat dari 14.000 ton pupuk urea menjadi 27.000 ton. Demikian pula halnya pupuk NPK,” ungkap Junaedi Bakri.
Untuk pembangunan infrastruktur jalan, Junaedi Bakri mengatakan, dari sekitar 274 km jalan dalam kondisi rusak berat, secara bertahap akan dibenahi.
“Tahun 2024 ini dari anggaran 17 M. yang tersedia di APBD, ditargetkan tahun ini bisa mendapatkan alokasi hingga 90 M lebih dari APBN. Tentu saja ini membutuhkan kerja keras dan upaya maksimal dari Pemerintah daerah dan dukungan stabilitas serta doa masyarakat,” Terang Junaedi Bakri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
