Pj Wali Kota Makassar: Saya Sudah Sampaikan ke Inspektorat untuk Lakukan Pengawasan Anggaran Covid-19

Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin

Terkini.id, Makassar – Sejumlah kalangan mendesak Pemerintah Kota Makassar untuk transparan ke publik soal kondisi anggaran Covid-19.

Mereka menilai anggaran yang tertutup rawan disalahgunakan.

Padahal, Pasal 9 ayat (2) huruf c Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menyebutkan bahwa badan publik diwajibkan untuk mengumumkan secara berkala laporan keuangannya.

“Yah, kalau transparansi anggaran Covid-19 punya komitmen kok,” ujar Penjabat Wali Kota Makassar di Posko Covid-19, Kamis, 2 Juli 2020.

Rudy mengatakan dirinya sudah menyampaikan ke Inspektorat untuk melakukan pengawasan terkait anggaran Covid-19.

Menarik untuk Anda:

Pasalnya, ketertutupan pemerintah mengenai penggunaan anggaran Covid-19 meningkatkan peluang terjadinya penyalahgunaan anggaran dan tindak pidana korupsi.

“Saya sudah sampaikan ke Inspektorat, tolong semua tentang pengeluaran terkait Covid-19 kita transparan,” ungkapnya.

Menurutnya, pihaknya akan menyampaikan secara transparan dan akuntabel terkait penggunaan anggaran yang telah terpakai selama pandemi.

“Saya minta sampaikan apa yang sudah kita pakai,” tuturnya.

Namun demikian, hingga saat ini, pemerintah belum menginformasikan secara rinci mengenai laporan penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 ini.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Bahas UMKM di Masa Pandemi, Makassar Digital Valley Gelar Communivation

Mantan Wakil Bupati Soppeng 2010-2015 Tutup Usia

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar