Pj Walikota Makassar Larang Pengelola PAUD Mobilisasi Guru dan Siswa ke F8, Sabotase?

Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb

Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb melayangkan surat imbauan larangan kepada pengelola PAUD untuk mobilisasi guru dan peserta didik PAUD dalam rangka memeriahkan International Eight Festival and Forum (F8).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Abdul Aziz Hasan membenarkan hal tersebut.

“Iye sudah betul itu himbauan bapak Pj Wali Kota Makassar agar guru dan peserta didik tidak dimobilisasi karena memang ini sepenuhnya dilaksanakan oleh pihak swasta,” kata dia melalui keterangan tertulis kepada terkini.id, Selasa, 8 Oktober 2019.

Kendati begitu, ia mengatakan tak memberi larangan untuk menghadiri F8 secara personal atau pribadi. Ia menegaskan, bila berkaitan dengan pribadi maka hal itu diperbolehkan.

Menyoal sanksi yang bakal dikenakan bila ada pejabat yang melanggar, Azis menyebut semoga saja hal tersebut tak terjadi. Pasalnya, bila terbukti mengabaikan imbauan maka pejabat tidak taat asas.

Aziz pun menegaskan bahwa larangan untuk melakukan mobilisasi guru dan siswa PAUD tidak hanya berlaku untuk event Festival F8 saja. Namun, kata dia, juga berlaku untuk kegiatan swasta lainnya.

“Imbauan itu berlaku untuk seluruh kegiatan swasta,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, crew terkini.id telah mencoba menemui Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb. Namun ia enggan menanggapi dengan alasan buru-buru. Terkini.id pun telah menghubungi via WhatsApp, namun belum direspon.

Sementara itu, Direktur Utama PT Festival Delapan, Sofyan Setiawan menanggapi larangan tersebut dengan santai. Ia menilai hal itu biasa saja dan memang pihaknya tidak mengajak pemerintah kota untuk terlibat.

“Penyelenggaraan, konten dan segala macam memang tidak melibatkan secara masif (keterlibatan pemerintah kota) seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata dia.

Ia menjelaskan bahwa F8 kali ini memang tidak melibatkan anak-anak secara masif seperti tahun sebelumnya. Kalau pun ada, itu lantaran personal saja.

“Kalau mau datang sebagai pengunjung, anak-anak dan orang tua, silahkan karena memang terbuka untuk umum. F8 milik masyarakat Makassar dan Sulsel,” paparnya.

Justru, kata dia, pihaknya mengundang secara umum untuk menghadiri F8 yang bakal dilaksanakan di Centre Point of Indonesia (CPI), khususnya Citraland City Losari, mulai tanggal 11 hingga 13 Oktober 2019.

Diketahui, F8 masuk top 10 nasional event Kemenpar RI. Kendati masuk top 10, pemerintah Kota Makassar tetap memutuskan untuk tak melaksanakan event F8 dengan dalih realisasi anggaran.

Berangkat dari itu, pihak swasta pun memutuskan mengambil alih dan menyelenggarakan F8.

Berita Terkait