Terkini.id – Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman menunda proses belajar dengan sistem tatap muka tahun ajaran 2021-2022 pada bulan Juli.
Hal itu karena masih adanya beberapa wilayah yang masuk dalam kategori zona orange Covid-19. Artinya sekolah di rumah dengan metode daring diperpanjang.
“Sebenarnya bukan menunda, sebagian sudah ada tatap muka di beberapa wilayah, hanya zona orange kita mau mengecek lagi,” kata Andi Sudirman, Rabu 30 Juni 2021.
Khusus wilayah yang masuk dalam zona hijau, dimungkinkan untuk menerapkan sekolah tatap muka, begitu juga wilayah pedesaan yang tidak memiliki akses Internet.
“Wilayah kabupaten/kota yang memang sudah memungkinkan, yang berada di daerah yang signal tidak ada daerah pedesaan, itu sudah ada yang jalan proses tatap muka,” ungkapnya.
- Gubernur Sulsel Sabet Award Nasional, Program MYP Jadi Bukti Nyata Pembangunan Infrastruktur
- Pemprov Sulsel Matangkan RKPD 2027, Fokus Tekan Stunting dan Lindungi Kelompok Rentan
- Gubernur Sulsel Usulkan Sejumlah Proyek Jalan dan Jembatan Strategis ke Kementerian PU
- Ruas Jalan Makassar-Takalar dan Gowa Capai 26 Persen, Gubernur Sulsel: Progresnya Terus Berjalan
- Proyek MYP Sulsel Dikebut, Lima Paket Jalan Tunjukkan Progres Signifikan
Khusus di Kota Makassar, kata Andi Sudirman, juga belum memungkinkan dilaksanakan sekolah tatap muka.
“Kalau Makassar harus dikaji secara matang karena harus ada rekomendasi dari epidemiologi,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
