Terkini.id – Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman menunda proses belajar dengan sistem tatap muka tahun ajaran 2021-2022 pada bulan Juli.
Hal itu karena masih adanya beberapa wilayah yang masuk dalam kategori zona orange Covid-19. Artinya sekolah di rumah dengan metode daring diperpanjang.
“Sebenarnya bukan menunda, sebagian sudah ada tatap muka di beberapa wilayah, hanya zona orange kita mau mengecek lagi,” kata Andi Sudirman, Rabu 30 Juni 2021.
Khusus wilayah yang masuk dalam zona hijau, dimungkinkan untuk menerapkan sekolah tatap muka, begitu juga wilayah pedesaan yang tidak memiliki akses Internet.
“Wilayah kabupaten/kota yang memang sudah memungkinkan, yang berada di daerah yang signal tidak ada daerah pedesaan, itu sudah ada yang jalan proses tatap muka,” ungkapnya.
- DPRD dan Pemprov Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Tarif BBNKB dan PBBKB
- Pemkab Jeneponto Perkuat Sinergi Dengan Pemprov Sulsel, Dorong Kemandirian Ekonomi Perempuan
- Gubernur Sulsel Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Persenijar PGRI Sulsel Digelar di Sidrap, Gubernur: Saya Tidak Bisa Bikin Apa-Apa Kalau Bukan karena Guru
Khusus di Kota Makassar, kata Andi Sudirman, juga belum memungkinkan dilaksanakan sekolah tatap muka.
“Kalau Makassar harus dikaji secara matang karena harus ada rekomendasi dari epidemiologi,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
