PMI Gelar Pelatihan Penggunaan APD untuk Relawan Covid-19

Ketua Umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla memantau pelantikan penggunaan alat pelindung diri untuk relawan PMI
Ketua Umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla memantau pelantikan penggunaan alat pelindung diri untuk relawan PMI

Terkini.id, Jakarta – Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar pelatihan penggunaan alat pelindung diri (APD). Ini dilakukan sebagai upaya untuk menghadapi wabah virus Corona.

Selain itu, juga dalam rangka gerak cepat menangani wabah virus covid-19. Sejumlah langkah kongkrit telah diambil oleh Palang Merah Indonesia (PMI).

Setelah membangun gudang darurat dalam waktu lima hari di samping Markas Pusat PMI, mempersiapkan armada penyemprot disfektan, dan pada hari ini Senin 23 Maret 2020, PMI memberi pelatihan kepada sejumlah relawannya yang akan bertugas di garis depan penanganan Covid-19.

Pelatihan penggunaan alat pelindung diri tersebut tersebut dilaksanakan di gudang darurat PMI yang berlokasi di samping Markas Pusat PMI Jalan Gatot Subroto Jakarta selatan.

Pelatihan itu disaksikan langsung oleh Ketua Umum Pusat PMI, Jusuf Kalla

Baca juga:

Di hadapan sejumlah relawan yang berasal dari berbagai cabang PMI di Indonesia, Jusuf Kalla mengatakan dengan pelatihan yang diberikan kepada para relawan.

“Diharapkan kepada suruh relawan dapat memahami apa yang didapatkan dalam pelatihan tersebut dan menjalankannya di lapangan saat melaksanakan tugasnya,” bebernya.

Selain meninjau pelatihan, mantan Wakil Presiden RI dua periode ini juga memantau kesiapan logistik PMI dalam penanganan percepatan pencegahan Covid-19 yang ada di gudang yang luasnya sekitar 1,5 hektar yang nantinya akan digunakan untuk menyimpan ribuan peralatan semprot, cairan disinfektan, sarung tangan, sepatu bot, kacamata google serta masker dan baju steril.

Selain membangun gudang logistik, PMI juga akan membuat 3 ruang kerja berukuruan 10 x 24 Meter untuk memantau stok logistik serta pendistribusiannya.

“Gudang ini dibuat untuk memudahkan PMI dalam membantu upaya pemerintah dalam menghadapi virus Corona dan menjadi pusat distribusi logistik ke seluruh wilayah di Indonesia. Rencananya gudang ini akan beroperasi selama setahun,” urai JK.

Komentar

Rekomendasi

Pasien Corona Meninggal di Indonesia Bertambah Jadi 1.721 Orang, 8.892 Sembuh

Soal Herd Immunity di Masa Pandemi, Simak Penjelasan Tim Pakar Gugus Tugas Nasional

Harapan Gugus Tugas Nasional ke Media Massa dalam Menyikapi Pandemi

Akibat Virus Corona, Ibadah Haji 2020 Ditiadakan, Bukan Pertama Kali

Tiga Organisasi Dunia Bantu Indonesia Tangani Covid-19

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar