Polbangtan Gowa gelar Workshop Pemetaan Lahan dengan menggunakan Drone

Polbangtan Gowa gelar Workshop Pemetaan Lahan Menggunakan Drone.

Aktivitas berbeda terlihat di pelataran lapangan upacara Politeknik Pembangunnan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Jumat (11/10). Terlihat sejumlah orang sedang menerbangkan perangkat tanpa awak atau lebih dikenal dengan Drone. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari Workshop Drone untuk Pemetaan Lahan yang diselenggarakan oleh Politeknik Pembangunnan Pertanian (Polbangtan) Gowa.

Polbangtan Gowa gelar Workshop Pemetaan Lahan Menggunakan Drone.

Wakil Direktur I Polbangtan Gowa, Dr. Ir. Kartika Ekasari, M.Si menjelaskan acara Workshop ini dilaksanakan guna memberikan pelatihan dan informasi terkait Drone kepada sejumlah kalangan masyarakat umum, akademisi termasuk akademisi dari Polbangtan Gowa. Menurutnya, Drone atau Foto tanpa awak saat ini sedang naik daun dan memiliki fungsi serta peran yang sangat penting terutama di bidang seperti Foto Citra satelit dan pertanahan”, tutur Dr. Eka dalam sambutannya pada pembukaan workshop pemetaan lahan dengan menggunakan pesawat Drone.

Ketua panitia workshop, Rahmat Sumarman, SP., MP menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti sebanyak 65 dosen dan PLP PPolbangtan Gowa yang diselenggarakan selama 2 hari, sejak jumat sampai dengan sabtu. Hari pertama peserta dibekali dengan materi dasar tentang penggunaan drone dilanjutkan dihari ke 2 dengan praktik langsung dilapangan/areal yang lebih luas dan migitasi menggunakan perangkat komputer. Workshop ini bertujuan diantaranya memberikan pembekalan kepada tenaga pendidik mengenai metodologi pemetaan lahan, meningkatkan kualitas dan kapasitas tenaga pendidik dan peningkatan kemampuan dalam mengolah, menganalisa serta menampilkan data menjadi informasi berbasis geografis. Out put yang diharapkan setelah workshop ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan bagi dosen dan PLP dalam menggunakan Drone secara maksimal”, ungkapnya.

Sementara itu, Andang Sunarya Soma, S.Hut., MP., Ph.D, sebagai narasumber merupakan staf ahli Provinsi Sulawesi Selatan pada bidang digitasi bencana. Merupakan alumni S3 jepang yang mengambil konsentrasi ilmu tentang pemetaan lahan menggunakan Drone. Dalam penjelasannya awalnya menyampaikan terkait aturan dalam menerbangan Drone di Indonesia. Menerbangkan drone tidak bisa sembarangan mengoperasikannya, hal ini dikarenakan
terdapat sejumlah aturan yang telah ada di Indonesia seperti tidak bisa menerbangkan Drone dekat dengan Instansi Militer dan Bandara.

Untuk itu, Andang melanjutkan penting sekali bagi seorang Pilot Drone untuk memposisikan dirinya ketika ingin menerbangkan drone agar tidak salah langkah atau melanggar peraturan yang sudah ada. Andang pun menambahkan bagi seorang Pilot Drone yang baru memulai hendaknya mengerti teknik-teknik drone agar tidak salah dalam menerbangkan hingga dapat merugikan orang lain.

“Saya harapkan para peserta mampu menyerap materi yang telah diberikan karena sangat bermanfaat terutama bagi pemula. Profesi pilot drone ini saat ini merupakan salah satu profesi yang sangat menjanjikan karena banyak dibutuhkan di sejumlah bidang,” tutupnya di hari ke 2 workshop pemetaan lahan. (MUZ).

Berita Terkait
Komentar
Terkini