Terkini.id – Ricko Mahulette (32) asal Makassar dikabarkan menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang diduga hilang kontak dan jatuh di sekitar Kepulauan Seribu.
DVI Biddokkes Polda Sulsel telah mengambil sampel asam deoksiribonuklear (DNA) dan data ante mortem terhadap keluarga korban, di Komplek Puri Kencana Asri, kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Minggu 10 Januari 2021.
.“Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel berkunjung salah satu keluarga korban atas nama Ricko, untuk mengambil data ante mortem dan sekaligus mengambil data sampel DNA dari ibu kandung dan anak kandung korban,” kata Kepala Urusan (Kaur) DVI Biddokkes Polda Sulsel dr Joko Remoundus Maharto.
DVI Biddokkes Polda Sulsel mengambil sampel DNA dari ibu korban bernama Magdalena (59) dan anak kandung korban bernama Gafi Borneo Mahulette (6).
“Sampel DNA langsung dua kami ambil dari swab muka dan dari darah,” kata Joko,
- Penyaluran LPG 3 Kg di Pinrang Dipastikan Normal, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tambah Pasokan 18.480 Tabung
- Kalla Run 10K Segera Digelar, Rute Lebih Presisi dan Tersertifikasi Kelas Dunia
- Atasi Krisis Air Bersih, PLN Peduli dan Human Initiative Hadirkan PLN SEJUK di Jeneponto
- Presale Tiket Musikaria Adira Festival 2026 Dibuka, Harga Mulai Rp119 Ribu
- Dinas DPPA Sulsel Jalan di Tempat: Program Ada, Anggaran Tak Cair
Data pengambilan saple swab meliputi area mulut dalam dan pipi. Sementara data ante mortem yang diambil adalah gigi bagian dalam.
“Kami bersyukur bahwa data gigi geligi berupa foto yang tampak giginya itu yang menjadi ciri khas kami dapatkan,” kata Joko.
Data ante mortem itu akan dijadikan data pembanding dari pos mortem bila korban ditemukan oleh tim DVI yang sementara bertuga di Jakarta.
Ia mengatakan, sampel DNA akan dikirim hari ini juga ke laboratorium DNA Pusdokkes Polri. Untuk data ante mortem juga akan dikirim melalui WA atau email ke tim DVI Di Jakarta.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
