Haji Jufri Petani Dari Sulawesi Tenggara Mencari Keadilan Bagi Kelompok Taninya Di Hadapan Hukum

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini. Id, Makassar – Salah satu warga Sulawesi Tenggara yang merasa dirinya sudah berkali-kali melapor ke polisi perihal penipuan dan penggelapan yang dialaminya kini merasa sangat dirugikan dengan tindakan oknum polisi yang tidak dapat menyelesaikan laporannya menangkap pimpinan perusahaan yang di duga sudah menggelapkan dan menipu dirinya sebesar Rp 3 Milyard.

Djufri salah satu petani sudah melapor ke Polda Sulsel perihal adanya dugaan penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan oleh PT. Olam yang terletak di bilangan Kawasan Industri kota Makassar.

H.Djufri yang di konfirmasi kembali lewat via telephone bersikukuh bahwa laporan polisinya tidak dia tutup dan akhirnya ia pun datang ke kota Makassar hendak bertemu penyidik di Polda sulsel.

“Saya sudah melapor ke Polisi dari Polsek Biringkanaya dan Polda Sulsel, sudah ada 3 laporan polisi dengan laporan penggelapan dan penipuan. Bahkan pihak kepala Bank BRI tempat saya menabung sudah di periksa. Tidak ada uang yang di transfer PT.Olam kepada saya,” ungkap H. Djufri.

“Semua sudah diperiksa, sekarang di katakan ditutup pemeriksaan di Polda, saya dan petani Tenggara akan terus mencari keadilan. Penjarakan mereka yang sudah mengambil uang petani tenggara, ” tambah H. Djufri sambil matanya berkaca-kaca, menahan emosi dan kekesalannya.

H.Djufri akan terus mencari keadilan demi uangnya dan uang rekan-rekannya di Sulawesi Tenggara yang belum dibayar oleh PT. OLAM, sampai ke anggota DPR Akbar Faizal bahkan sampai ke Mabes Polri.

Haji Jufri merasa dirinya di anak tirikan di hadapan hukum, ungkapnya di hadapan salah satu perwira polisi di mesjid Mako Polda Sulsel.

Bagaimana hasil laporan polisi tersebut saat H.Djufri di konfrontir dengan penyidik Polda dan bagaimana tanggapan humas polda Sulsel melihat laporan polisi yang berkali – kali belum ada penyelesaian tersangka.

Komentar

Rekomendasi

Mempertegas Hanya Satu Kepengurusan Sah, KNPI Maros Gelar Rapat Pleno

Meninggal Saat Berlayar, Jasad Pelaut Asal Enrekang Dilarungkan di Laut

Lanjutkan Program 1000 Lapak Berkah, YBM PLN dan IZI Sulsel Lakukan Ini

Harga Ayam Naik Berdasarkan Data Pemerintah, Peternak Justru Keluhkan Harga yang Anjlok

Pendiri Sekaligus Dewan Pembina MER-C, Joserizal Jurnalis Meninggal Dunia

MUI Bandung : Sterilkan Masjid dari Pengungsi Tamansari

Ungkap Peredaran Narkoba 350 Gram, Personil Polres Maros Dapat Penghargaan

Diserang Pemberontak Houthi, Puluhan Pasukan Yaman Tewas Saat Menunaikan Salat

4 Pesona Kota Konstantinopel, Pantas Saja Direbuti

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar