Terkini, Makassar – Terpilihnya Mochtar Djuma sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar memicu gelombang pertentangan di internal organisasi.
Beberapa pengurus KONI Makassar yang absen dalam rapat pleno menolak keputusan tersebut, memicu KONI Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta diadakannya rapat ulang untuk menetapkan Plt Ketua Umum.
Namun, Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, atau yang akrab disapa Danny, menegaskan bahwa KONI Makassar bukanlah bawahan KONI Sulsel.
“Pertama, KONI Makassar itu bukan anak buahnya KONI Sulsel. Tidak ada hubungan struktural seperti itu,” tegas Danny.
Ia menyayangkan polemik ini lebih banyak membahas kekuasaan daripada prestasi olahraga. Danny pun merasa malu.
- Program Satu Telur Sehari Ramaikan Hari Anak Nasional, Demi Mencegah Stunting
- Tiga Siswanya ke Madinah Belajar Alquran, Ramli Rahim Berharap Jadi Generasi Pelanjut
- Wali Kota Makassar Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
- PSM Makassar Sumbang Satu Pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
- Aksi Mangrove Lestari, Kalla Translog Komitmen Mendukung Keberlanjutan Lingkungan
“Kenapa tidak ribut soal prestasi? Saya ini atlet dan pembina olahraga di Sulsel. Mestinya prestasi yang diributkan, bukan seperti ini,” tambahnya.
Danny menjelaskan bahwa proses penunjukan Plt Ketua KONI Makassar sudah sesuai dengan Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (ADRT) organisasi.
“Waktu mereka datang ke saya, saya tanya bagaimana ADRTmu. Nah, sesuai dengan ADRT, mereka tunjuk dulu wakil ketua. Sudah sepakat, tiba-tiba besok mundur. Proses itu sudah terekam baik,” jelasnya.
“Sayang sekali. Kami sebagai pengurus olahraga dan olahragawan kecewa sekali, baik KONI Sulsel maupun Makassar. Ini memalukan. Tidak jadi masalahkan turun kita di sepuluh besar, tapi dimasalahkan soalsoal begini,” ungkap Danny.
Politik vs Olahraga
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
