Polemik Minyak Goreng, Nicho Silalahi: Mulai Sekarang Kita Ganti Jargon ‘NKRI Harga Kartel’

Polemik Minyak Goreng, Nicho Silalahi: Mulai Sekarang Kita Ganti Jargon ‘NKRI Harga Kartel’

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini, Aktivis Nicho Silalahi melalui sebuah cuitan di akun media sosial tampak menyindir pemerintah soal Polemik minyak goreng yang kian menjadi perhatian publik.

Melalui cuitannya @Nicho_Silalahi mengatakan bahwa negara kalah pada kartel minyak goreng menujukkan Pemerintah penegak hukum dan keamanan hanya boneka.

“Ketika Negara Kalah Pada Kartel Minyak Goreng Maka Itu Telah menunjukkan Kalau Pemerintah berikut Penegak Hukum dan Keamanannya Hanya Boneka,” kutipnya di akun media sosial twitter, Sabtu, 19 Maret 2022.

Selain dari itu, Nicho Silalahi bahkan mengajak menyebutkan NKRI Harga Hartel.

“Mulai Sekarang Mari Kita Ganti Jargon ‘NKRI Harga Kartel’ ia gak sih?” pungkasnya.

Baca Juga

Sementara itu, belum lama ini juga Presiden Jokowi mengumumkan keputusan mencabut subsidi minyak goreng kemasan dengan menggantikan subsidi untuk minyak goreng curah.

Hal tersebut disampaikan melalui tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI Edy Priyono yang mengatakan kebijakan itu diambil karena pemerintahan Jokowi peduli terhadap kebutuhan minyak goreng rakyat.

“Bapak Presiden ingin menjaga keseimbangan ini, yakni menjaga kepentingan masyarakat dan produsen,” kata Edy dalam siaran pers di Jakarta.

Menurut Edy, tidak mudah dalam pelaksanaan kebijakan baru terkait minyak goreng tersebut.

Sebab, pemerintah juga harus memastikan ketersediaan pasokan minyak goreng curah agar tidak terjadi kelangkaan di pasaran. 

Terlebih lagi dengan terbitnya kebijakan tersebut, akan membuka peluang pengguna minyak goreng kemasan beralih ke curah.

Edy menilai potensi terjadinya kebocoran pada distribusi juga akan makin besar.

Oleh karena itu, kebijakan tersebut juga perlu pengawasan yang lebih maksimal agar pemberian subsidi atas minyak goreng curah bisa tepat sasaran. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.