Polisi Ancam Pidana Penyebar Berita Hoaks Soal Identitas Pasien Positif Corona di Sulsel

Polda Sulsel
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo (Foto: Kompas)

Terkini.id, Makassar – Sebuah informasi yang membeberkan identitas pasien positif virus Corona atau COVID-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) beredar luas di media sosial dan aplikasi perpesanan WhatsApp.

Bahkan, informasi tersebut juga turut diberitakan oleh sejumlah media massa di Sulsel.

Informasi itu berisi identitas 29 pasien positif Covid-19 di sejumlah daerah di Sulsel, lengkap dengan alamat mereka.

Menyikapi hal itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

“Kami memastikan informasi yang memuat 29 nama pasien positif Covid-19 itu adalah hoaks. Info itu disebarkan orang yang tidak bertanggung jawab,” ujar Kombes Ibrahim saat dikonfirmasi awak media, Minggu, 29 Maret 2020.

Menarik untuk Anda:

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat jangan percaya dengan kabar terkait Covid-19 yang tidak jelas asal usulnya.

“Kami imbau agar tidak percaya berita-berita Covid-19 dari sumber yang tidak jelas dan mengatasnamakan kepolisian,” ujarnya.

Pihaknya juga menyayangkan adanya informasi hoaks tersebut lantaran hal itu telah membuat kepanikan bagi masyarakat, khususnya terhadap pasien dan keluarga pasien.

“Kami harap masyarakat jangan panik,” ucapnya.

Kombes Ibrahim juga menegaskan ancaman hukuman pidana bagi oknum penyebar berita hoaks di masyarakat.

“Bagi penyebar berita hoaks bisa dipidana 6 tahun penjara dan denda sebanyak Rp 1 miliar,” tegas Kombes Ibrahim.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tengku Zulkarnain Ubah Bio di Medsos: Orang Main Seruduk, Itu Tandanya Kalap

Soal Kerumunan Rizieq Shihab, Abu Janda: Negara Jangan Kalah Sama Preman Bergamis Sorban

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar