Update Corona Jeneponto: 167 ODP dan 4 PDP Negatif dan Sembuh

Buapti Jeneponto, Iksan Iskandar, didampingi Wakil Bupati Paris Yasir, Dandim 1425 Letkol Inf Irfan Amir, Kapolres AKBP Ferdiansyah rapat koordinasi terbatas dengan Waki Gurbernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman

Terkini.id, Jeneponto – Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, didampingi Wakil Bupati Paris Yasir, Dandim 1425 Letkol Inf Irfan Amir, Kapolres AKBP Ferdiansyah rapat koordinasi terbatas dengan Wakil Gurbernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Rapat terbatas yang dilakukan melalui daring itu berlangsung di ruang rapat Forkopimda Kantor Bupati Jeneponto, Jumat, 3 Maret 2020.

Rata tersebut membahas update progres perkembangan pencegahan, pengendalian dan penindakan penyebaran Covid-19 di masing-masing daerah, serta update perkembangan dan penanganan kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Turut mendampingi Bupati Jeneponto, Kepala BPBD, Kepala Dinas Kesehatan, dan Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang.

Pada kesempatan itu, Bupati Jeneponto H. IKsan Iskandar, melaporkan langkah-langkah dalam penanganan antisipasi penyebaran Covid-19 di Jeneponto.

Baca juga:

“Secara operasional telah dilakukan penyemprotan desinfektan di beberapa tempat pelayanan umum, instansi pemerintahan, masjid dan sekolah serta melakukan scanning di batas wilayah menuju dan keluar kabupaten Jeneponto dengan melibatkan TNI, Polri, dan TGC dan tim Brigade 115 Dinkes,” kata Iksan Iskandar.

Menurutnya, pada prinsipnya seluruh langkah dan strategi yang dilakukan telah dilakukan sesuai dengan surat edaran dan petunjuk Pemerintah Pusat dan Provinsi.

“Sampai saat ini jumlah Orang Dalam Pemantauan pertanggal Jumat 3 April 2020 sebanyak 167 dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) tetap 4 orang sudah dinyatakan negatif dan sudah di pulangkan ke rumahnya masing-masing dengan kondisi sembuh sesuai dengan pertimbangan medis namun tetap dilakukan pemantauan oleh TGC,” ujarnya

Iksan Iskandar juga menyampaikan, kendala yang dialami dalam penanganan antisipasi penyebaran Covid-19 di Jeneponto.

“Hambatan dan kendala ialah masih minimnya Alat Pelindung Diri (APD) dan tingkat kesadaran masyarakat sehingga tim Gugus Tugas masih terus melakukan sosialisasi secara massif bersama TNI, Polri, Camat, aparat desa, dan petugas kesehatan di lapangan serta melibatkan organisasi kepemudaan dan masyarakat,” jelasnya.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, dalam kondisi ini yang menjadi perhatian serius juga adanya SDM yang sehat, khususnya para medis.

“Kita harus memastikan kondisi sumber daya manusia, baik itu dokter maupun perawat di sejumlah daerah. Serta aduan dan keluhan masyarakat di daerah,” Kata Sudirman.

Ia pun berharap, untuk antisipasi kebijakan slow down, agar Pemerintah Kabupaten untuk menjaga kebutuhan kepada masyarakat ekonomi kecil atau warga miskin.

“Saya rasa karena ini parsial slow down aktivitas masyarakat, maka perlu dilakukan self quarantine bagi arus penduduk masuk, warga miskin atau ekonomi kecil terdampak kebijakan ini untuk diperhatikan,” ujar Andi Sudirman.

Komentar

Rekomendasi

Ketua TP PKK Jeneponto: Pancasila Harus Diterapkan Dalam Berbagai Lini Kehidupan

Gubuk Reot Milik Sada yang Dibedah Kodim 1425 Jeneponto Hampir Rampung

Bakal Terapkan Fase New Normal, Bupati Jeneponto: Bukan Berarti Tanpa Protap Covid-19

Ketua TP PKK Jeneponto Silaturahmi Virtual dengan Lies F Nurdin

Komisi I DPRD Jeneponto Tindak Lanjuti Penyaluran BST dan BLT Bermasalah, Termasuk Dugaan Pungli

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar