Terkini.id, Jakarta – Pendakwah kondang, Ustadz Abdul Somad (UAS) menanggapi peristiwa 6 pengikut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang tewas ditembak mati polisi lantaran menyerang aparat berwajib.
Dalam video pernyataannya yang beredar di media sosial, Selasa 8 Desember 2020, UAS menyebut aparat polisi yang menembak keenam simpatisan Rizieq Shihab tersebut akan mendapat balasan neraka jahanam.
Menurutnya, dalam agama Islam seseorang yang membunuh satu orang maka balasannya adalah neraka. Apalagi, kata UAS, yang dibunuh tersebut adalah orang beriman.
“Islam mengatakan siapa yang membunuh satu orang sama dengan membunuh semua orang,” ujar UAS dalam videonya tersebut.
“Siapa yang membunuh orang beriman, maka balasannya adalah neraka jahanam,” sambungnya.
- 35 Struktur Kepengurusan DPW PPP Sulsel Akan Dilantik pada 20 Juni 2026, Diisi banyak Generasi Milenial dan Gen Z
- Korban Terseret Arus Sungai Rongkong di Luwu Utara Ditemukan Meninggal Dunia
- Pimpinan Baru FK Unhas Periode 2026--2030 Resmi Terima Amanah
- TKN Pembina Kabupaten Jeneponto Gelar Pentas Seni dan Pelepasan, Siapkan Langkah ke Jenjang Sekolah Dasar
- Wali Kota Makassar Sambut Pendataan Sensus Ekonomi 2026, Tawarkan Penanaman Pohon Bersama BPS
Dalam videonya itu, Ustadz Abdul Somad juga meminta Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) agar mengusut tuntas peristiwa itu dan bersikap adil.
Hal itu, kata UAS, supaya tidak menimbulkan fitnah di tengah-tengah umat terkait peristiwa tersebut.
“Kepada Komnas HAM, usut tuntas supaya tidak ada fitnah berkepanjangan. Kalau Komnas HAM bertindak, dan diusut tuntas, Insya Allah, Allah menolong,” kata Ustadz Abdul Somad.
Selain itu, UAS juga meminta kepada seluruh jemaah dan masyarakat Indonesia agar tidak terprovokasi dengan adanya insiden tersebut.
“Kepada jemaah dan seluruh bangsa Indonesia untuk tidak terprovokasi, cerdas bermedsos, berdoa kepada kepada Allah,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
