Terkini.id,Makassar – Alfajri alias Ririn (20) dibekuk polisi setelah melakukan aksi begal di Makassar, Sulawesi Selatan. Pelaku menebas tangan korban mengunakan pisau dapur dan merampas handpone miliknya.
Kapolsek Panakukang, Kompol Ananda Fauzi mengatakan pelaku telah melakukan pencurian dengan kekerasan melukai korbannya bersama rekannya KC (DPO) menggunakan pisau dapur.
Menurut Ananda, pelaku juga mengambil barang berupa hp milik korban merek Oppo saat korban berjalan menuju ke rumahnya.
“Pelaku mengaku mengikuti korban hingga di tkp dan melakukan aksi begalnya. Setelah melukai korbannya pelaku lari menggunkan motor yang dikendarai oleh rekannya,” kata Ananda.
Lanjut Ananda mengatakan penangkapan pelaku dilakukan di rumahnya setelah polisi mendapati informasi keberadaan pelaku di jalan Tidung Mariolo. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku.
“Melakukan penyisiran dan penyelidikan terhadap pelaku. Kami tiga hari melakukan penyelidikan anggota Resmob hingga mendapatkan identitas dan keberadaan pelaku, lalu kami bergerak cepat,” jelasnya.
Pelaku yang dikenal sadis ini bahkan terpaksa ditembak polisi lantaran berusaha melarikan diri dengan cara melawan petugas saat dilakukan pengambangan pencarian barang bukti. Usai tertembak Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Anggota melakukan penggeledahan didalam kamar pelaku dan mendapatkan hp yang diduga milik korban yang telah dibegal. Anggota Resmob melakukan pengembangan ke tkp pelakupun melawan petugas dan berusaha melarikan diri dan saat diberikan tembakan peringatan pelakupun tidak mengindahkan dan akhirnya pelaku dilumpuhkan yang mengenai kaki kiri pelaku sebanyak satu kali dan dibawa ke rumah sakit untuk penanganan medis,” ujarnya.
Tercatat pelaku sendiri telah melakukan aksi begal sadis ditujuh lokasi di Makassar. Selain Alfajri, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti pelaku diantaranya 1 buah pisau dapur, 1 buah hp merek oppo dan 1 buah sepeda motor digunakan menjalankan aksinya.
Sementara seorang pelaku lainya merupakan rekan Alfajri yakni KRC kini DPO dan dalam pengejaran petugas. Alfajri kemudian dibawa ke Polsek Panakukang guna pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
