Duduk Santai Nikmati Sabu, ASN Digrebek Polisi

Terkini.id, Jakarta – Salah seorang anggota Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial S, yang berasal dari Desa Parsanga, Kecamatan Batang, Kabupaten Sumenep Jawa Tengah digrebek polisi saat tengah duduk menikmati narkoba.

S ditangkap di sebuah rumah kosong milik Ahmadi, di Desa Nyabakan, Sumenep. Penangkapan ini dilakukan oleh Reserse Kriminal Polsek Batang.

Penangkapan tersebut berawal dari laporan warga bahwa rumah milik Ahmadi tersebut, sering digunakan untuk tempat pesta sabu-sabu

Baca Juga: Seorang Warga Ngaku Jadi Korban Penipuan Investasi Wirda Mansur: Saya...

Widiarti, selalu Kepala Sub Bagian Humas Polres Sumenep menceritakan bahwa pada saat penangkapan, tersangka tengah duduk sambil menikmati sabu-sabu.

“Selain kedapatan memegang bong dan korek api, di mejanya juga ada 4 plastik klip kecil bungkus sabu-sabu,” ujar Widiarti saat dikonfirmasi melalui telepon, yang dikutip dari Kompas.com pada Senin, 24 Januari 2022.

Baca Juga: Selain Ayahnya, Wirda Mansur Juga Dituding Melakukan Penipuan: Dia Kabur!...

Widiarti juga memaparkan bahwa dari empat klip plastik, ada satu bungkus yang didalamnya masih terdapat sabu-sabu. Beratnya mencapai 0,23 gram.

“Yang bersangkutan sudah jadi tersangka dan sudah menjalani pemeriksaan. Sementara masih ditahan di Polres Sumenep sampai penyidikan selesai,” kata Widiarti.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Abdul Majid mengatakan bahwa ia juga sudah mendengar informasi perihal penangkapan ASN yang terlibat kasus narkotika.

Baca Juga: Selain Ayahnya, Wirda Mansur Juga Dituding Melakukan Penipuan: Dia Kabur!...

ASN tersebut sudah akan purna tugas kurang lebih satu tahun lagi sebagai staf di Kecamatan Batang-Batang.

“Karena status ASN sudah tersangka, maka secara administrasi akan kami berhentikan sementara. ASN itu tinggal setahun lagi akan purna tugas,” ujar Abdul Majid.

Atas perbuatannya, S dijerat pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 sub pasal 127 Undang-undang no 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Bagikan