Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Susilawati meminta Presiden Joko Widodo alias Jokowi untuk melanjutkan Proyek Hambalang yang terhenti di zaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Ia menyinggung bahwa jika membangun Ibu Kota baru yang spektakuler saja Jokowi mampu, maka tentu melanjutkan Proyek Hambalang yang kecil bukanlah apa-apa.
“Jika membangun ibu kota baru yang spektakuler saja mampu, apalah jika hanya hambalang yang amat kecil, tentu sangat bisa,” kata Susilawati melalui akun Twitter pribadinya pada Sabtu, 18 Desember 2021.
Susilawati juga menyarankan bahwa jika memang Proyek Hambalang tdak layak untuk dilanjutkan, maka lebih baik dirubuhkan saja.
Menurutnya, hal itu lebih baik agar lokasi Hambalang bisa bisa ditanami pohon serta agar tanah menjadi kuat menahan air dan tidak longsor.
- Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terancam Diundur, Panca Demokrat: Kualat Sama Hambalang
- Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terancam Mundur, Politisi Demokrat: Kualat Sama Hambalang
- Sindir Politisi Demokrat, Chusnul Chotimah: Bangun Hambalang Aja Kalian Ga Mampu, Bagaimana Mau Bangun Indonesia?
- Angelina Sondakh Menegaskan Tidak Ingin Melapor Dalang Dari Kasus Korupsi Wisma Atlet
- Tak Mau Bongkar Dalang Korupsi Hambalang, Angelina Sondakh: Saya Takut Keanu Tidak Selamat
“Rasanya tidak sulit, hanya tinggal kemauan saja demi kebaikan hidup bersama,” katanya.
Lebih lanjut, Susilawati menyinggung bahwa sejatinya, orang yang siap menjadi Presiden adalah mereka yang siap berpikir secara nasional.
Berpikir rasional yang ia maksudkan adalah berpikir bahwa apapun yang dilakukan adalah untuk kepentingan bersama walau ada perbedaan, bukan semata untuk kepentingan kelompoknya atau pribadi.
“Dengan begitu, jika ada pembangunan infrastruktur yang belum usai oleh pemerintahan sekarang, akan dilanjutkan pembangunannya oleh pemerintahan berikutnya, itu pola bernegara yang sehat,” ungkapnya.
Susilawati juga menyinggung bahwa demokrasi hanya sampai pada pemilihan pemimpin, sementara konsep kerja pemerintahan semuanya sama, yakni untuk kemajuan dan terjaganya stabilitas negara.
Seorang Presiden, menurutnya, terpilih setelah disahkan secara konstitusi adalah Presiden untuk seluruh rakyat Indonesia.
“Yang berarti, apapun yang dilakukan sebaik-baiknya untuk kebaikan seluruh rakyat Indonesia,” tegas Susilawati.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
